Terjun Bebas Militer

Pengalaman Dramatis di Ketinggian 4 Ribu Kaki, Parasut Gagal Mengembang Sempurna

Profil - Asriani
03 Oktober 2020
Pengalaman Dramatis di Ketinggian 4 Ribu Kaki, Parasut Gagal Mengembang Sempurna Sertu, Mustakim dari kesatuan Para Raider 17 Kujang 1 Kostrad

KLIKKALTIM.COM – Nyawa Mustakim nyaris saja lewat. Di ketinggian 4 ribu kaki parasutnya gagal terbuka sempurna. Parasut utama dan cadangan bergumul keras, melayang tanpa kendali.

Di titik itu Mustakim berusaha tenang. Berharap tabrakan keras dengan kulit bumi bisa dihindarkan. Tubuhnya terus melayang oleng, tak jelas arahnya. Lalu keputusan melepas salah satu parasut terbesit.

Parasut utama ia tanggalkan, perlahan terbangnya mulai dikendalikan. “Hampir saja, saat itu. Tapi kita dididik tetap tenang dalam kondisi gawat sekalipun,” ujar anggota Para Raider 17 Kujang 1 Kostrad ini kepada Klik Kaltim saat ditanya.

Ketinggian 8 ribu kaki di langit Kota Bontang

Kenangan itu masih terekam di benaknya. Ia simpan dalam-dalam sebagai pelajaran kelak. Nyawanya berhasil selamat, dan sebagai doa selalu mengingat kuasa-NYA.

Pria kelahiran Mempawah 30 tahun lalu ini kali pertama terjun pada 2013 lalu. Sebagai pasukan terjun bebas militer di kesatuannya, sudah tak terhitung langit yang sudah ia sambangi.

Terkahir, ia terjun bebas militer di langit Bontang Lestari, Selasa (29/9) pekan lalu. Totalnya sudah 800 kali penerjunan ia lakoni sejak bergabung di Denpandu Taikam Brigif Para Raider 17 Kujang 1 Kostrad.

Namun, pengalaman dramatis itu masih membayangi. Kendati demikian, tanggung jawab negara lebih penting, ketimbang terpaku pada kesan masa lalu silam.

Pria berpangkat Sersan Satu ini mulai ahli menerjun. Di udara, pasukan penerjun acapkali membentuk formasi sebelum membuka parasutnya.

Dalam terjun bebas militer membawa perlengkapan senjata dan ransel. Pelepasan parasut biasa dilakukan dari ketinggian 6 ribu kaki atau 1,8 kilometer. Di ketinggian itulah, infiltrasi dari udara dilakuakan. Agar tidak diketahui musuh. Jam penerjunan pun dilakukan malam hari atau masih gelap.

 

Biodata :

Nama: Mustakim

TTL : Mempawah, 15 Januari 1990

Pangkat: Sersan satu

Asal Kota: Mempawah Kalimantan Barat

Suku:Melayu

Agama:Islam

Kebangsaan: Indonesia

Hobby: Volly

Tempt Tinggal : Asrama Brigif PR 17 Kujang 1 Kostrad di Cijantung 

 

Riwayat Pendidikan:

SD 012 Mempawah Tahun 1997-2003

SMPN 02 Mempawah

SMKN 01 Mempawah

Pendidikan Militer Kodam 12 Tanjung Pura

TINGGALKAN KOMENTAR