•   04 February 2023 -

KPU Samarinda Gunakan Silon untuk Hitung Jumlah Pendukung Calon Independen

Politik - Yoyok S
11 Februari 2020
KPU Samarinda Gunakan Silon untuk Hitung Jumlah Pendukung Calon Independen Firman, Ketua KPU Samarinda

KLIKKALTIM.com - Bakal Calon Independen Pilwali Samarinda masing - masing gunakan aplikasi Sistem Informasi Calon (Silon) untuk menginput data pendukung sebagai syarat pemenuhan syarat calon. Minimal jumlah dukungan itu sebanyak 43.977 jiwa, dengan sebaran minimal enam Kecamatan dari 10 Kecamatan di Samarinda.

Selain data masuk di Silon KPU Samarinda, bukti dalam bentuk berkas dokumen juga disertakan yakni, identitas diri yang telah ditandatangani dan fotocopy KTP.

Sistem elektronik berbasis teknologi komputerisasi digital diperuntukan untuk melengkapi data yang ada dalam dokumen berkas. KPU Samarinda memberikan tenggat waktu pengumpulan data pendukung independen mulai dari tanggal 19 Februari sampai dengan 23 Februari 2020.

KPU Samarinda juga menyarankan, agar LO masing - masing bakalnya bakal calon menggunakan empat hari untuk perbaikan data jika terdapat data yang kurang dan dapat segera langsung diperbaiki hingga batas tanggal terakhir ditutup pada pukul 00.00 WITA.

Setelah itu tahapan selanjutnya yakni verifikasi administrasi, dimana KPU Samarinda meneliti jumlah dukungan dan KPU memberikan Fom resmi B1-KWK antara lain foto kopi ktp, identitas sesuai ktp dan tandatangan sesuai dengan identitas pendukung saat menyerahan syarat calon pada dokumen sebelumnya.

Untuk menghindari data ganda, KPU menggunakan teknologi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan bekerjasama dengan Catatan sipil (Capil).

Bila ditemukan data ganda maka harus diganti dua kali lipat. Firman sapaanya itu memberikan contoh kasus, misalnya ditemukan data ganda 50, maka bakalnya bakal calon harus mengganti dua kalilipatnya atau sebanyak 100 pendukung.

"Verifikasi faktual polanya sensus dengan menemui langsung orannya atau survei pendukung sampai ke rumah calon pemilih," pungkas Firman.




TINGGALKAN KOMENTAR