•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Sejumlah Warga di Sleman Menganggap COVID-19 Adalah Penyakit Orang Kota

Nasional - Redaksi
30 Maret 2020
 
Sejumlah Warga di Sleman Menganggap COVID-19 Adalah Penyakit Orang Kota Para petani di Dusun Jomblang, Desa Selomartani, yang masih bekerja di sawah di tengah wabah virus corona, Minggu (29/3/2020).

KLIKKALTIM.com -- Warga pada umumnya cenderung takut terinfeksi virus corona. Meningkatnya penyebaran virus corona di berbagai daerah termasuk Yogyakarta membuat masyarakat memilih untuk #dirumahaja. Rupanya, masih ada sebagian masyarakat yang mengaku tidak takut dengan virus corona. Uniknya, ada yang menganggap bahwa COVID-19 merupakan penyakit orang kota.

“Saya tu tahunya virus corona (COVID-19) penyakit orang kota. Kalau orang kota nggak datang ke desa, maka virus corona nggak bakal menyebar dan menjangkiti orang desa,” ujar Jupri, salah seorang warga Dusun Joblang, Selomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (29/3/2020).

Pemikiran tersebut membuat mereka berharap tidak ada warga perkotaan yang datang ke desa. Menurutnya, warga yang resah dengan adanya virus corona ini hanyalah orang-orang yang tinggal di perkotaan. Jika virus tersebut sampai ke desa, maka virus tersebut dibawa oleh orang kota. Lebih lanjut, ia tidak heran jika desa di Sleman memutuskan untuk menutup sejumlah akses ke kampung.

Pemikiran serupa juga diungkapkan oleh Umi dan Harmi, warga Dusun Soman, Selomartani, Ngemplak, Sleman. Menurut mereka, virus corona menyerang orang kota lantaran mobilitas yang tinggi. Tak hanya itu, minimnya ruang hijau dan terbuka di perkotaan menurut mereka menjadi salah satu alasan mengapa virus corona menyerang.

“Kami tidak takut. Buktinya kami tetap bekerja ke sawah seperti biasa,” kata Harmi.

 

Sumber : kumparan.com




TINGGALKAN KOMENTAR