Luhut: Usai Pensiun JK Jadi Utusan Khusus untuk Afghanistan, Palestina
Jusuf Kalla
KLIKKALTIM -- Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan langkah Jusuf Kalla usai pensiun jadi Wakil Presiden. Luhut mengatakan Jusuf Kalla bakal ditunjuk jadi utusan khusus Indonesia untuk ikut berperan dalam proses perdamaian di Afghanistan hingga Palestina.
"Biar (Pak) JK jadi utusan khusus perdamaian Indonesia. Sekarang Indonesia dilihat hebat, saya pikir JK akan sibuk ngurusin Palestina, Afghanistan, ngurusin di mana-mana. Tadi Pak Presiden mengucapkan terima kasih ke kita semua," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10).
Luhut menyebut, meski usia Jusuf Kalla terpaut jauh dari Presiden Jokowi, namun Jusuf Kalla bisa memposisikan dirinya dengan baik. Apalagi saat bekerja bersama Jokowi selama pemerintahan sejak 2014, Luhut menganggap Jusuf Kalla seorang senior yang berpengalaman.
"Saya pikir 5 tahun kerja dengan Pak Wapres, saya kira saya mengalami perasaan-perasaan bahwa beliau sebagai senior, mampu memposisikan dirinya dengan baik dengan Pak Presiden. Hubungan beliau dengan Pak Presiden baik," ujar Luhut.
Sebelumnya dalam wawancara khusus bersama kumparan, Jusuf Kalla mengaku akan membantu Jokowi dalam penyusunan kabinet pemerintahan yang baru. Selain itu kemungkinan ia akan menerima ajakan Presiden ke-6 SBY untuk berkolaborasi berbagi pengalaman memimpin pemerintahan. Ia juga akan aktif di bidang sosial dan Palang Merah Indonesia.
Sementara itu saat ditanya soal apakah dia akan kembali jadi menteri Jokowi atau tidak, Luhut tak berkomentar banyak. Namun, jika diminta lagi oleh Jokowi menjabat menteri di pemerintahan selanjutnya tahun 2019-2024, Luhut mengaku akan terbuka.
"Saya enggak tahu, tanya Pak Presiden. Saya kerja, kalau diterusin ya diterusin, kalau enggak diterusin, ya berhenti," ujarnya.
Sumber : kumparan.com
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: