Adian Napitupulu: Satu Kata Untuk Prabowo, Istirahatlah
Adian Napitupulu
KLIKKALTIM.com -- Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu menilai Prabowo Subianto belum menunjukkan kinerja terbaiknya selama menjabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju.
Kinerja Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu masih terlihat biasa-biasa saja.
"Saya kira dia (Prabowo) belum sanggup menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai menteri pertahanan saat ini," ujar Adian dalam program 'Ngomongin Politik (Ngompol) yang tayang di jpnn.com.
Anggota Komisi I DPR ini kemudian bercerita pengalaman saat rapat pertama kali komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen di DPR, rapat dengan Prabowo beberapa waktu lalu.
Menurutnya Prabowo ketika itu bercerita panjang lebar tentang potensi ancaman negara. Seluruh anggota komisi I ketika itu bahkan hanya mendengar pemaparannya selama lebih kurang satu jam.
"Saat itu Bang TB Hasanuddin interupsi, apakah potensi yang dipaparkan merupakan hasil kajian bersama dengan lembaga terkait seperti BIN, kepolisian, Menko POlhukam? Prabowo jawabnya ketika itu belum. Pertanyaan saya, yang kami dengarkan selama satu jam itu apa," ucapnya.
Adian menilai, hal-hal yang dianggap sebagai potensi ancaman bagi negara, seharusnya dibahas terlebih dahulu dengan berbagai elemen lain agar ada kesesuaian data dan fakta.
Adian secara khusus juga menyampaikan harapan pada Prabowo terkait Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis (PENA) 98 ini berharap ketua umum DPP Partai Gerindra itu legawa tidak maju lagi sebagai calon presiden dan memberi kesempatan pada tokoh-tokoh muda.
"Satu kata untuk Prabowo, istirahatlah. Prabowo memang punya peluang, punya pendukung, tetapi masa iya berkali-kali maju enggak memberi kesempatan pada yang lain," pungkas Adian.
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu menilai Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto selalu punya peluang maju sebagai kandidat di pemilihan presiden, termasuk untuk 2024. Walakin, Adian mengingatkan eks Danjen Kopassus itu bersikap legawa untuk tidak maju lagi sebagai calon presiden.
"Prabowo Subianto selalu punya peluang, tetapi selalu kalah, itu lho,” ujar Adian kepada jpnn.com.
Pentolan aktivis 1998 itu menambahkan, bisa jadi nanti pesaing Prabowo tak sekuat Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014 ataupun 2019. Namun, Adian menegaskan bahwa pada Pilpres 2024 nanti Prabowo tak muda lagi.
“Umurnya juga sudah terlalu menua. Bangsa kita kan harus memilih pemimpin yang lebih muda, untuk memercayakan bangsa ini pada yang muda," kata Adian.
Legislator PDIP itu menegaskan, analisisnya bukan semata perkiraan politik pribadi, melalinkan juga berdasar survei. Menurut Adian, sebaiknya Prabowo memberikan peluang kepada tokoh yang lebih muda.
"Kalau Pabowo punya peluang, ya punya, survei mengatakan begitu, tetapi dari peluang yang didapatkan berkali-kali itu dia kalah. Beri kesempatan pada yang lain kenapa sih? Kok doyan banget nyapres," pungkas Adian.
Sumber : jpnn.com
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: