•   22 October 2021 -

Agenda TIFAF Diundur Tahun Depan, Separuh Anggaran Direlokasikan untuk Penanganan Covid-19 di Kukar

Kutai Kartanegara - Redaksi
14 April 2020
Agenda TIFAF Diundur Tahun Depan, Separuh Anggaran Direlokasikan untuk Penanganan Covid-19 di Kukar Tarian persembahan tamu, kontingen Hongaria memeriahkan parade tarian TIFAF 2018 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kukar Kalimantan Timur, Minggu (21/7/2018).

KLIKKALTIM.com -- Agenda pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terpaksa ditunda akibat mewabahnya Virus Corona ( covid-19 ).

Salah satu agenda yang juga masuk dalam kalender pariwisata nasional, yakni Tenggarong International Folk Arts Festival ( TIFAF ), yang biasanya pelaksanaannya digelar berdekatan dengan penyelenggaraan Pesta Adat Budaya Erau.

Rencananya, tahun ini TIFAF diselenggarakan pada 27 Juni - 5 Juli. Namun, karena Virus Corona yang masih mewabah, kegiatan bertaraf internasional tersebut terpaksa ditunda hingga 2021.

"Kami sudah lakukan pembicaraan dengan pusat, dengan kondisi seperti ini kami undur tahun depan," ucap Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kukar, Witontro, Selasa (14/4/2020).

Kendati demikian, pihaknya tetap berencana menggelar ajang pengganti di akhir tahun walaupun cakupannya tidak seperti TIFAF.

"Akhir tahun kita rencanakan ada event pengganti, minimal penyelenggaraan hari jadi Kota Tenggarong pada September," tuturnya.

Bahkan, anggaran TIFAF sekitar Rp 4,5 miliar direlokasikan sekitar Rp 3 miliar guna mendukung upaya pencegahan maupun penanggulangan, serta penanganan Virus Corona di Kukar.

"Sebagian anggaran TIFAF kita relokasikan untuk penanganan Virus Corona, sebagiannya lagi kita relokasikan untuk event pengganti di akhir tahun nanti," jelasnya.

Dia menjelaskan, jika tahun-tahun sebelumnya TIFAF dan Erau merupakan satu rangkaian kegiatan, namun beberapa tahun terakhir TIFAF dan Erau dipisahkan, walaupun penyelenggaraannya dalam waktu yang berdekatan.

Dia pun belum bisa memastikan apakah Erau akan ikut tertunda atau tetap digelar, mengingat Pesta Adat Budaya Erau merupakan agenda kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesultanan Kutai Ing Martadipura.

"Erau yang selenggarakan Kesultanan, kami hanya TIFAF saja," pungkasnya. (*)

 

Sumber : tribunkaltim.co




TINGGALKAN KOMENTAR