Pemkot Segera Buka Sayembara, Cari Pihak Swasta yang Berminat Kelola Beras Basah
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
BONTANG – Pulau Beras Basah masih dinilai kumuh karena pengelolaannya belum maksimal. Fasilitas yang tersedia pun belum memadai untuk menjadikan ikon wisata Bontang tersebut tampil lebih estetik.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana membuka kontes bagi pihak swasta yang berminat mengelola pulau tersebut, dengan harapan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan langkah ini diambil untuk menghindari beban APBD di tengah kondisi krisis. Pihak swasta yang ingin terlibat diwajibkan mengikuti kontes dengan menawarkan konsep dan desain pengelolaan terlebih dahulu.
"Ikut kontes dulu. Mereka harus menawarkan konsep. Sayang kalau dibiarkan begitu saja, padahal Beras Basah paling banyak dikunjungi saat musim liburan," ujar Neni.
Lebih lanjut, Neni juga menegaskan agar pihak swasta yang nantinya ditunjuk dapat menata kawasan tersebut dengan baik. Ia juga meminta agar masyarakat yang mencari nafkah di lokasi itu tetap dilibatkan dan dibina.
Kondisi kumuh yang terjadi saat ini, diakuinya, disebabkan oleh tata kelola yang belum optimal. Misalnya, keberadaan tenda-tenda yang justru mengurangi nilai estetika destinasi wisata unggulan tersebut.
"Kami ingin Bontang bertransformasi menjadi kota yang tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga kota pariwisata," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, selama lima hari libur Idulfitri 1447 Hijriah, Pulau Beras Basah dikunjungi hampir 5.000 wisatawan. Bahkan, dalam sehari jumlah pengunjung bisa mencapai sekitar 1.000 orang.
Namun, selama periode liburan tersebut, persoalan kebersihan menjadi sorotan. Wisatawan mengeluhkan kondisi laut yang kotor serta lingkungan yang dipenuhi sampah.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: