Pemkot Segera Bongkar Paksa Terpal di Beras Basah, Terbitkan Surat Peringatan 1
Time line penertiban terpal di Beras Basah, Bontang.
BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispora-Ekraf) Kota Bontang melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada pedagang di Pulau Beras Basah yang menghamparkan terpal di area wisata tersebut.
Kepala Dispora-Ekraf Bontang, Eko Mashudi, mengatakan peringatan itu diberikan sebagai upaya penertiban, lantaran penggunaan terpal dinilai membuat kawasan wisata terlihat kumuh.
“Sudah kami berikan pekan lalu. Kami beri waktu lagi sepekan untuk dibongkar,” ujar Eko.
Ia menegaskan, jika peringatan pertama tidak diindahkan, maka pihaknya akan melayangkan SP 2. Penertiban ini dilakukan mengingat Pulau Beras Basah merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kota Bontang.
Selain itu, pedagang juga dilarang berjualan di luar area pujasera yang telah disediakan. Mereka juga tidak diperbolehkan memaksa pengunjung untuk menyewa terpal.
“Kalau ketahuan, akan kami tindak. Kami ingin pengelolaan berjalan maksimal,” tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, telah memerintahkan Dispora-Ekraf untuk menertibkan pedagang yang menggunakan terpal di kawasan tersebut.
Langkah ini diambil untuk menjaga keasrian Pulau Beras Basah, terutama setelah libur Idulfitri 1447 Hijriah. Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya laporan terkait kondisi pulau yang dinilai kotor dan kumuh.
“Terpal-terpal itu seharusnya tidak boleh. Tidak indah dilihat. OPD harus cepat evaluasi,” ujar Neni belum lama ini.
Selain persoalan terpal, kondisi pulau juga terlihat kotor dengan banyaknya sampah berserakan. Sampah tersebut berasal dari aktivitas pengunjung maupun kiriman akibat pasang surut air laut.
Karena itu, pengelolaan sampah di kawasan pesisir menjadi perhatian serius pemerintah. Neni juga mendorong penguatan program Gerakan Pesisir Bersih (Gesit) serta meningkatkan kesadaran pengunjung.
“Program Gesit ini harus terus digalakkan. Pengunjung juga harus sadar dan bertanggung jawab atas sampahnya,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: