Okupansi Hotel Seret, Pengusaha Terpaksa Rumahkan Karyawan
Kondisi Hotel Raodah 2 di jalan Bhayangkara, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara sepi sejak pandemi COVID-19
KLIKKALTIM.COM -- Tingkat hunian kamar atau okupansi hotel menurun drastis sejak pandemi COVID-19.
Pengusaha hotel bahkan harus merumahkan sejumlah karyawannya karena tingkat hunian rendah.
"Sebelumnya, banyak pemesanan kamar orang luar Bontang, pekerja atau utusan-utusan dari perusahaan dan wisatawan," ujar resepsionis Hotel Raodah 2, Rini kepada KlikBontang Kamis (9/4/2020).
Saat ini, terang Rini pemesanan hotel dari luar Bontang tak ada lagi sejak Bontang status Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19.
Sebelum diberlakukannya sosial distancing, pemesanan kamar bisa capai 20 orang per hari.
Tapi sejak pandemi, sudah 3 minggu terakhir hanya 2 kamar yang terpesan.
Lanjut Rini, saat ini pemesan kamar hotel sangat menurun drastis. Akibatnya, pengelola harus memangkas pekerja hotel.
Kini pegawai hanya 4 orang, selebihnya di istirahatkan di rumah.
"Total karyawan 12, dan hanya empat yang dipekerjakan, delapan yang lainnya diistirahatkan di rumah," kata Rini.
Rini melanjutkan, hotal tempatnya bekerja memiliki pelanggan tetap, yakni pengemudi ekspedisi yang sering mengantarkan barang pokok untuk pelaku usaha di Bontang.
"Seandainya tak ada tamu langganan, mungkin hotel ini akan diistirahatkan sementara," tuturnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: