•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Nelayan Belum Terpengaruh Adanya Lokal Lockdown

Kaltim - Redaksi
23 Maret 2020
 
Nelayan Belum Terpengaruh Adanya Lokal Lockdown Susana Kapal Nelayan, yang lagi sandar di Berbas Pantai

KLIKBONTANG.com -- Hampir sepekan lokal lockdown akibat penyebaran COVID-19 di Bontang diberlakukan. Ruang interaksi sosial telah dibatasi demi penanganan Covid-19. Hal tersebut merupakan antisipasi menyebarnya virus corona. Kebijakan tersebut tentu memiliki konsekuensi baik itu penutupan sementara sekolah, sistem rolling pegawai, dan ekonomi.

Namun ternyata lokal lokdown tidak berpengaruh dalam pendapatan ekonomi bagi nelayan.Pemberlakuan itu tidak berpengaruh bagi Megi yang bekerja sebagai nelayan Tanjung Laut.

"Dampak bagi kita sebagai nelayan saat ini belum ada, karena harga masih stabil," ujarnya saat ditemui KlikBontang di Pangkalannya, Senin (23/3/2020),

Ia menambahkan, saat ini kakap putih masih seharga 30.000 perkilo, karena di pasar masih menerima. Kecuali kalau pasar tutup itu yang menjadi masalah bagi nelayan.

"Kecuali ikan yang diekspor, yah, saya tidak tau, kalau harga pasaran masih normal. Karena pemasaran untuk ikan, bukan hanya di Bontang, tapi juga di Samarinda dan Balikpapan," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang menjadi masalah ialah ikannya yang kurang. Karena saat ini musim Utara, nelayan harus menghadapi gelombang arus air laut dan angin kencang.

"Masalahnya kalau kencang angin, kita batasi untuk lebih jauh menangkap ikan, karena angin dan gelombang arus. Inilah kendalanya nelayan, sehingga mengurangi hasil penangkapan ikan," ujarnya.

Kalau masalah mengenai COVID-19 saat ini belum ada pengaruh, hanya saja persoalan ikan yang menjadi kurang, karena gelombang dan angin, tuturnya.

Reporter : Rahmat Shadr




TINGGALKAN KOMENTAR