•   12 January 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Wali Murid SDN 001 BU Protes Ditarik Biaya Bimbel Rp287 Ribu, Begini Penjelasan Pihak Sekolah

Bontang - M Rifki
12 Januari 2026
 
Wali Murid SDN 001 BU Protes Ditarik Biaya Bimbel Rp287 Ribu, Begini Penjelasan Pihak Sekolah Gedung SD 001 Bontang Utara. (Klikkaltim)

BONTANG - Praktik pungutan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Bontang Utara di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Bontang Kuala pada Januari 2026.

Salah seorang wali murid mengatakan, mereka ditarikin uang Rp287 ribu untuk pembiayaan Bimbingan Belajar (Bimbel) tambahan persiapan ujian akhir sekolah.

Sasarannya ke peserta didik Kelas 6. Alasannya karena mempersiapkan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) secara terpusat melalui online. 

Kabar itu disepakati oleh mayoritas wali murid yang tergabung dalam Komite Kelas. Suara minoritasnya pun hanya bisa dikeluhkan melalui hati karena tidak bisa berargumentasi saat rapat terbuka. 

"Saya hadir rapat. Mayoritas setuju. Nilainya sih tidak besar Rp287 ribu untuk semua sesi Bimbel. Tapi kenapa musti bayar itu saja pertanyaannya," ucap Wali Murid yang berkeluh. 

Jawaban sekolah

Plt Kepala Sekolah SD Negeri 001 Bontang Utara Langgeng Suprantoro angkat bicara. Kata dia usulan Bimbel murni dari Komite Kelas. Mereka menyarankan agar pihak sekolah memberikan tambahan pembelajaran untuk siswa yang duduk di kelas 6.

"Bukan dari kami inisiatifnya. Ini murni dari wali murid. Ada biaya tambahan itu bisa dicicil kok perminggu Rp20 ribu. Tidak ada paksaan juga," ucap Langgeng. 

Untuk menghindari asumsi pungli, bahkan wali murid yang tergabung dalam komite kelas pun secara inisiatif membuat surat pernyataan. 

Tertuang di dalamnya tidak merasa keberatan terdapat biaya tambahan selama proses Bimbel berlangsung. Terlebih pada 2026 ini skema ujian yang serba digital. 

"Wali murid titip anaknya ke kami untuk diajari sistematik untuk menghadapi ujian. Kalau berharap di jam belajar biasa tidak terkejar," sambungnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR