Wali Kota Cup Race Resmi Dibuka, 185 Pembalap Bersaing Dapatkan 2 Unit Motor
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat membawakan sambutan di acara pembukaan wali kota cup race 2020, Sabtu (07/03/2020) siang
KLIKBONTANG.com -- Wali Kota Cup Road Race 2020 resmi dibuka. Ajang balap kuda besi tersebut diseleggarakan di Sirkuit non permanen, kawasan kantor pemerintahan Bontang, Kelurahan Bontang Lestari Bontang Selatan, Sabtu (07/03/2020) siang.
Pembukaan lomba ditandai pelepasan para raider di race pertama dari garis start oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Didampingi ketua Koni Bontang Aminullah, pantia pelaksana, perwakilan Dispora dan Polres Bontang.
Dalam sambutannya, Neni menjelaskan ajang ini jadi wadah untuk mengakomodir para pembalap untuk bertanding di ajang resmi bukan di jalan umum. Selain itu, dengan terselenggaranya even yang pertama kali dilaksanakan oleh pemerintah Bontang ini bisa untuk mengembangakan bakat para pembalap yang berasala dari Bontang maupun daerah lain di seluruh kalimantan timur.
"Pembalap bisa mengembangkan bakatnya di ajang ini, bukan di jalanan umum seperti balapa liar," ujar Neni
Lebih lanjut, dia menghimbau kepada kepada Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Bontang untuk melaporkan anggaran kegitan ini dengan detail. Hal tersebut dikarenakan anggaran Kegiatan ini berasal dari APBD Bontang tahun 2020.
"Sya himbau kepada dinas terkait agar membuat laporan sedatail mungkin, kita tidak mau ada temuan dari Badan Pengelola Keuangan (BPK) pungkasnya
Sementara itu Sekretaris Panita Fachri Yakoub menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan oleh Dispora yang bekerjasama dengan Koni dan pemuda pancasila Bontang. Dia menuturkan proses persiapan ajang ini cukup panjang, adanya isu dualisme cabor mebuat ajang ini mendapat isu miring tetang tidak adanya izin. namun itu bukan menjadi halangan karena berkat kerjasama pemerintah dengan koni dan pp pelkasaan bisa terwujud .
Namun, Fachri menampik hal tersebut, menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONI Bontang, jika terjadi dualisme cabor, KONI dapat mengambil alih pelaksanaan kegiatan. Dia pun menyebut bahwa kegitaan ini mengambil rekomendasi dari KONI bukan dari Ikatam Motor Indonesia. Selain itu kegiatan ini juga telah mengantongi izin mulai dari pihak kelurahan hingga pemerintah Kota.
"Proses sekitar satu bulan, sempat ada isu miring tentang ajang ini namun itu bukan menajdi halanagn bagi kami. Selain itu kami sudah mendapat izin dari Pemerintah Kota dan pihak kepolisian," pungkasnya
Lebih Lanjut dia berharap ajang ini bisa terlaksana setiap tahun agar para atlit punya wadah untuk menyalurkan bakatnya bukan balap liar yang isa membhayakan dirinya maupun orang lain. Selain itu, pembangunan sirkuit permanen dianggapnya perlu dibangun di Bontang agar atlit bisa berlatih untuk mengasah kempampuannya sebelum turun bertanding.
"Semoga kegiatan ini bisa terlaksana tiap tahun. Selain itu, saya harap Bontang memiliki sirkuit permanen agar atlet punya tempat untuk berlatih," pungkasnya
Sebagai informasi, Wali Kota Cup Race 2020 akan dilaksanakan pada 7-8 Maret 2020. Kegiatan ini diikuti oleh 185 starter. Adapun kelas balap yang dibuka di ajang ini terdiri dari 6 kelas utama, 13 kelas tambahan, dua kelas lokal dan dua kelas pembalap cilik umur 5-8 tahun dan 9-13 tahun.
Para pembalap tersebut, memperebutkan hadiah utama dua unit motor bermerek honda vario dan honda scoopy. Masing- masing kelas mendapatkan uang pembinaan Rp, 1,5 juta untuk juara 1, juara 2. RP 1,2 juta, Juara 3 Rp 1 juta, Juara 4 Rp 800 ribu dan juara 5. Rp 600 ribu .
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: