Wali Kota Bontang Instruksikan Bentuk Gugus Tugas Penanganan Corona
Ilustrasi
KLIKBONTANG.com -- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menginstruksikan pembentukan Gugus Tugas perceepatan penanganan virus Corona atau Covid-19. Dinas kesehatan Bontang menjadwalkan, Senin 14 Maret 2020, mereka akan mengadakan rapat dengan Wali Kota, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait percepatan tim tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Diana Nurhayati. Dia menyebutkan pembentukan tim tersebut sesuai Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 gugus tugas percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid 19).
Pada Pasal 11 ayat 1 dijelaskan Gubernur dan Bupati/Walikota membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-I9 Daerah berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID19. dan ayat 2 menyebut Penanganan COVID-L9 di daerah diiakukan dengan memperhatikan arahan Ketua Pelaksana Gugus Tugas percepatan Penanganan COVID- 1 9.
Dia menjelaskan untuk Gugus Tugas ini akan melibatkan beberapa pihak seperti opd terkait, TNI, Polri dan perusahaan.
Opsi lockdown seperti yang dilakukan di Solo, Jawa Tengah Diana menyebutkan belum mengarah kesana. Hal tersebut akan diputuskan setelah melihat kondisi mengenai virus corona di Bontang.
"Senin kami rapat dengan Wali Kota untuk membahas ini," ujar Diana Via telpon, sabtu (14/02/2020) siang
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk menangani virus corona, Pihak RSUD Taman Husada telah menyiapkan dokter ahli paru dan dibantu dengan dokter penyakit dalam.
"Kami menyiapkan satu dokter ahli paru dan dibantu dokter ahli penyakit dalam, selain itu dokter dari rumah sakit perusahaan juga akan kami libatkan," ujarnya
Untuk potensi penyebaran covid 19 di Bontang, saat ini Dinas Kesehatan tengah memantau warga yang pulang dari luar negeri. Belum diketahui berapa jumlah pasti warga tersebut. Namun dia menyebutkan warga yang dari luar negeri tersebut ada yang demam, dan sakit di tenggorokan.
"Saat ini kami masih memantau warga yang pulang dari luar negeri, belum dipastikan itu mengarah ke corona," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: