Travo Meledak, Sejumlah Wilayah di Bontang Alami Pemadaman Listrik 2 Kali Semalam
Travo PLN di kawasan Telihan, Bontang Barat terbakar.
BONTANG – Sejumlah wilayah di Kota Bontang kembali mengalami pemadaman listrik pada Rabu (1/7/2026) dini hari. Kali ini, gangguan dipicu oleh kerusakan pada jaringan kelistrikan di sekitar PLTD Gunung Telihan.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah pelanggan harus merasakan pemadaman hingga dua kali dalam satu malam. Kondisi itu membuat aktivitas istirahat warga terganggu.
Ramadhan, warga Kelurahan Api-Api, mengaku listrik di rumahnya pertama kali padam sekitar pukul 20.00 Wita dan baru kembali menyala pada pukul 21.30 Wita. Namun, sekitar pukul 23.30 Wita listrik kembali padam hingga akhirnya pulih sekitar pukul 00.30 Wita.
"Malam tadi yang paling berat. Pas sudah tidur, tiba-tiba terbangun karena badan berkeringat. Ternyata listrik padam lagi di tengah malam," ujarnya.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 04.30 hingga 05.30 Wita, PLN kembali mengumumkan pemadaman darurat di delapan wilayah, di antaranya Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Bhayangkara, Jalan MH Thamrin, Jalan R Suprapto, Jalan Ahmad Yani, serta beberapa kawasan lainnya. Pemadaman diduga dipicu terbakarnya salah satu travo.
Juru Bicara PLN Bontang, Annisa Nabiha, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan yang terjadi. Ia mengatakan pemadaman disebabkan adanya gangguan pada jaringan kelistrikan di sekitar PLTD Gunung Telihan.
"Ada gangguan pada jaringan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap pelanggan dapat bersabar selama proses penanganan berlangsung," kata Annisa.
Sebelumnya, PLN telah mengumumkan bahwa pemadaman bergilir di wilayah Bontang masih berpotensi terjadi hingga Juli 2026 akibat gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan. Gangguan tambahan pada jaringan lokal membuat sejumlah wilayah kembali mengalami pemadaman di luar jadwal yang telah ditetapkan. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: