•   04 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Traffic Light Depan RSUD Taman Husada Bontang Ditutup Sementara

Bontang - Fitri Wahyuningsih
06 Maret 2020
 
Traffic Light Depan RSUD Taman Husada Bontang Ditutup Sementara Penampakan Traffic Light Jalan Letjen S Parman dalam CCTV.

KLIKBONTANG.com -- Sejumlah pembatas jalan berisi air (water barrier) berwarna orange menutup simpang 3 Jalan Letjen S Parman, tepat di depan RSUD Taman Husada Bontang. Traffic light di lokasi itu juga tidak berfungsi seperti biasa. Hanya lampu kuning yang berkedip di sana.

Kondisi Bontang hari itu, Jumat (6/3/2020) baru saja dilanda hujan intensitas ringan. Namun berdurasi panjang lantaran sejak pukul 07.45 Wita hingga pukul 10.12 Wita gerimis tak kunjung usai.

Sejumlah petugas yang dari seragamnya menandakan mereka dari Dishub juga terlibat berdiri di sisi jalan sembari menggerakkan tangan yang meminta pengendara berhati-hati.

Demikianlah pemandangan di traffic light Jalan Letjen S Parman sejak Kamis (5/3/2020) lalu. Usai kecelakaan maut yang menyebabkan dua orang menghembuskan nyawa, dan tujuh lainnya luka-luka.

Dari pantauan KlikBontang di lokasi, penutupan dilakukan dengan sistem satu jalur. Dimana jalan poros yang dilewati pengendara dari arah Samarinda atau Sangatta akan langsung menuju ke arah kota. Sementara untuk lajur ke arah Sekambing akan ditutup dan pengendara harus memutar terlebih dulu sampai melewati turunan landai.

Untuk arah putar balik dari kota menuju RSUD Taman Husada, pengendara harus melewati dua bukit dan memutar balik sampai arah tugu selamat datang Bontang, tentu untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas di jalur rawan.

Dikatakan Kabid Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Ikhwanul Agus usai rakor LLAJ di Command Center belum lama ini, penutupan jalan merupakan langkah tercepat mampu ditempuh guna meminimalisir potensi kecelakaan. Penutupan ini dijejal untuk sepekan, terhitung mulai Kamis (5/3/2020).

Sementara untuk jangka panjang Disbub  akan berkonsultasi dengan PU untuk pemotongan bukit atau pembangunan fly over.




TINGGALKAN KOMENTAR