Tak Ada Razia di Ops Keselamatan; Polantas Bontang Terapkan Sistem Hunting
Petugas tengah memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara. (Dok Klik Kaltim)
BONTANG – Memasuki sepekan pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang mencatat sekitar 20 pengendara telah ditilang.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi menjelaskan, jumlah penindakan relatif rendah karena fokus operasi kali ini lebih menitikberatkan pada upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Kalau razia besar-besaran tidak ada, karena memang belum ada izin dari Korlantas Polri. Jadi kami lakukan sistem hunting dengan menyasar pelanggaran yang kasat mata,” ujar AKP Purwo.
Menurutnya, Satlantas tidak menggelar razia terpusat dalam skala besar. Sebagai gantinya, petugas melakukan penindakan secara mobile atau hunting terhadap pelanggaran yang terlihat langsung di lapangan, seperti tidak menggunakan helm atau melanggar rambu lalu lintas.
Selain itu, tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) juga tetap dioptimalkan di tiga titik yang telah terpasang kamera pengawas.
“ETLE tetap berjalan, sosialisasi juga terus kami lakukan. Semua berjalan beriringan,” tambahnya.
Diketahui, Operasi Keselamatan Mahakam 2026 telah dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026, dan akan berlangsung hingga 15 Februari 2026 mendatang.
Polres Bontang mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama serta menghindari potensi kecelakaan di jalan raya.(*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: