•   06 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Sopir Angkot Menjerit, Sejak Pandemi Covid-19 Nombok Beli Bensin, Berharap Terima BLT

Bontang -
07 Mei 2020
 
Sopir Angkot Menjerit, Sejak Pandemi Covid-19 Nombok Beli Bensin, Berharap Terima BLT Perwakilan Sopir Angkot Bontang, Anas menyambangi Wali Kota Bontang berharap terima BLT dari pemerintah

KLIKKALTIM.COM --- Sopir Angkutan Kota (Angkot) datang mengadu ke Wali Kota Neni Moerniaeni mengenai nasib mereka, yang tidak menerima bantuan langsung tunai. 

Sopir angkot Anas mengatakan dirinya datang mewakili para sopir yang mendapat imbas dari Covid-19, yang sudah hampir dua bulan lebih mengalami penurunan pendapatan. 

"Kita sopir liar, bukan yang diterminal, kalau diterminal sudah mendapatkan hasil karena menjemput pegawai tambang jadi mendapatkan upah," ujarnya Jumat (8/4/2020).

Yang berdampak Covid-19 itu yang tidak memiliki jemputan seperti dirinya dan temannya yang lain. 

Dirinya datang meminta bantuan kepada Neni mengenai nasib dirinya dan sopir angkot lain, yang saat ini tak lagi mendapatkan penghasilan.

"Kami mendata dulu, melihat KK dan KTP setelah itu, diserahkan pada pemerintah," ungkapnya.

Sopir angkot yang biasanya berlangganan dengan anak-anak sekolah kini tak lagi mendapatkan sejak diliburkannya sekolah.

"Beda dengan yang mendapatkan jemputan karyawan tambang, mereka hari-hari mendapatkan hasil, kalau kami anak sekolah saja, kalau libur kami tidak dapat penghasilan," ungkapnya.

Ia mengatakan selama Covid-19 dirinya kadang mendapatkan Rp 40 ribu dan Rp 60 ribu sehari, dengan kebutuhan bensin yang diperlukan Rp 90 ribu. 

"Jadi kami minus selama ini, kita tidak jalan mencari penumpang pusing juga, kalau jalan juga mines, itupun kalau ada penumpang," kata Anas.

Sebelum Covid-19, dirinya bisa Mendapatkan sehari Rp150 ribu.

"Harapan kami, dibantulah selama Covid-19 ini. Kami sudah keempat kali datang Rujab, baru ketemu hari ini dengan wali kota," kata Anas.




TINGGALKAN KOMENTAR