•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Solidaritas Warga Bontang Ditengah Pandemi Corona

Bontang -
01 April 2020
 
Solidaritas Warga Bontang Ditengah Pandemi Corona Forum Pemuda Rawa Indah (FPRI) membagikan 200 bungkus nasi dan 25 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Foto: ist).

KLIKKALTIM.com-- "Kami berpikir, cara terbaik dalam menghadapi masa sulit ini adalah dengan terus menebar kebaikan. Sekecil apapun itu," ujar Ketua Forum Pemuda Rawa Indah (FPRI), Iskandar.

Bontang memang sedang dilanda kondisi pelik. Pandemi virus corona menghantam kota ini demikian telak. Nyaris seluruh sistem kehidupan di kota ini seketika lumpuh. Semua orang dibatasi pergerakannya. Semua orang diminta tinggal di rumah. Semua orang diminta menjaga diri agar tak terpapar Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Kendati demikian, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Rawa Indah (FPRI) berupaya memberi sedikit keceriaan di masa-masa sulit ini. Bukan dengan sesuatu yang besar (Secara rupiah) atau muluk-muluk. Sekadar memberikan nasi bungkus dan beberapa paket sembako kepada mereka yang paling terpukul akan pandemi ini.

Sejak Rabu (1/4/2020) siang, Iskandar dan sejumlah relawan yang tergabung dalam FPRI menyusuri Pasar Rawa Indah. Membagikan 100 bungkus makan siang bagi pedagang kecil di pasar induk tersebut.

Bukan tanpa alasan FPRI memilih pedagang pasar sasaran kegiatan ini. Kata Iskandar, lantaran pedagang pasar adalah kelompok pekerja non formal yang tak mungkin melakukan kerja dari rumah (Work From Home/WFH). Interaksi yang terjadi di pasar kemudian membuat pedagang menjadi kelompok rentan terpapar virus. Sebabnya dengan pemenuhan makan yang bergizi, Iskandar berharap sedikit banyak ini membantu. Atau setidaknya, para pedagang sadar, mereka tak diabaikan.

"Pedagang tidak mungkin WFH. Jadi yang bisa mereka usahakan adalah memiliki kondisi tubuh prima, melalui makanan bergizi misalnya, memakai masker, dan menjaga jarak. Kami membantu dalam pemenuhan gizi itu," kata Iskandar kepada KlikKaltim disela-sela kegiatan, Rabu (1/4/2020) siang.

Selain di pasar, masih di hari sama (Rabu, red) FPRI pun menyasar warga Berbas Pantai. Ada 100 paket makanan juga yang dibagikan. Sebagian besar disalurkan kepada nelayan di pesisir karena mereka pun merupakan kelompok pekerja yang tak mungkin WFH.

Keesokan harinya, Kamis (2/4/2020) FPRI menyalurkan 25 paket sembako kepada 25 janda dan lansia yang berada di wilayah kelurahan Tanjung Laut Indah. Paket sembako itu masing-masing berisi beras 5 kilogram, telur 1 lusin, 1 kaleng susu, 1 kotak teh, 2 liter minyak goreng, deterjen, dan mie instan. Total, dalam 2 hari kegiatan, FPRI mendistribusikan 200 bungkus nasi, dan 25 paket sembako.

Seluruh dana untuk menyediakan 200 nasi bungkus dan 25 paket sembako berasal dari urunan anggota FPRI, serta donatur lainnya.

Salah seorang anggota Kader FPRI yang turut dalam kegiatan ini, Sarju, menuturkan, secara angka (Rupiah) apa yang mereka saluran memang tak banyak. Meski demikian, dia, dan seluruh kader FPRI merasa sangat bahagia tatkala menyaksikan senyum terpancar dari mereka yang mendapatkan nasi bungkus dan paket sembako ini.

Senyum itu, kata Sarju, semakin memacu FPRI untuk menggelar aksi-aksi sosial berikutnya. Tak perlu besar, namun berkesinambungan.

Dia pun menggarisbawahi, dalam masa berat ini, setiap orang dapat menjalankan peran sesuai kapasistas masing-masing. Misalnya, tenaga medis yang berada di garis terdepan melawan COVID-19. Masyarakat biasa dapat mencegah penyebaran virus ini dengan tinggal di rumah. Atau kalau dengan menjadi penjuang sosial membatu sesama masyarakat.

"Biar bisa sedikit berperan sebagai pilar sosial dan sebagai pejuang sosial. Peran itulah yang ingin kami jalankan," tandasnya.

Reporter : M. Safril

 




TINGGALKAN KOMENTAR