Simpang 'Maut' RSUD Segera Difungsikan Lagi, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Bontang - Noviyanto Rahmadi
30 Juni 2020
Simpang 'Maut' RSUD Segera Difungsikan Lagi, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya DPRD Bontang didampingi Dinas Perhubungan meninjau lokasi simpang 4 RSUD, Selasa (29/6/2020)

KLIKKALTIM.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang bakal mengubah kembali rekayasa lalu lintas di jalan S Parman (simpang RSUD).

Sejak penutupan persimpangan 4 RSUD, usai kecelakaan tragis, Mei lalu. Sebagian lalu lintas dialihkan.

Kendaraan dari arah jalan Ir Soekarno - Hatta (Bontang Lestari) menuju Jalan S Parman ditutup. Pengendara harus memutar di pos tugu Selamat Datang. 

Kepala Dishub Bontang, Kamilan mengatakan lalu lintas di persimpangan 4 akan difungsikan kembali. Hanya saja, ada perubahan pola lalu lintas.

Kedepan, akses jalanan di persimpangan diperluas. Jalanan dari arah Tugu Selamat Datang akan dibuat dua lajur.

Satu lajur untuk kendaraan menuju Bontang Lestari. Pengendara wajib mengikuti lampu traffic light.

Sementara lajur satunya, diperuntukkan bagi pengendara yang tetap melaju di jalan S Parman.

"Jadi nanti akan ada pemisah (water barrier) dipasang. Jalanannya diperluas dari tanjakan RSUD," beber Kamilan.

Sementara lalu lintas menuju rumah sakit tetap menggunakan rekayasa seperti sekarang. Kendaraan masuk melalui pintu masuk I (di atas), begitupun untuk keluar melalui pintu II (di bawah).

Namun, rencana ini baru bisa dilakukan setelah APBD-Perubahan. Pihaknya masih menunggu ketersediaan dana untuk pengerjaan proyek perluasan jalan.

Untuk sementara, Dishub bakal menambah jumlah rambu-rambu lalu lintas. "Yah sementara akan kita tambah juga rambu-rambunya. Sekitaran Rp 400 jutaan lah untuk pengadaan rambu-rambu nanti," pungkasnya

TINGGALKAN KOMENTAR