•   30 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

PLN Padamkan Listrik Bontang, PDAM Hentikan Distribusi Air Bersih karena Generator Penyuplai Mati

Bontang - Redaksi
30 Juni 2026
 
PLN Padamkan Listrik Bontang, PDAM Hentikan Distribusi Air Bersih karena Generator Penyuplai Mati Ilutrasi.

BONTANG – Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PT PLN (Persero) ULP Bontang Selasa (30/6/2026) siang tidak hanya berdampak pada pasokan listrik, tetapi juga menghentikan sementara distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Bontang.

Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, pemadaman kali ini mencakup 47 titik di wilayah Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan.

PLN menjelaskan, pemadaman masih dilakukan akibat gangguan teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem interkoneksi Kalimantan. Informasi tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp resmi yang telah diteruskan kepada pelanggan.

Dampak pemadaman listrik juga dirasakan Perumda Tirta Taman Bontang. Perusahaan daerah itu terpaksa menghentikan sementara distribusi air bersih karena instalasi pendukung tidak dapat beroperasi saat pasokan listrik terputus.

Direktur Perumda Tirta Taman, Suramin, mengatakan penghentian distribusi dilakukan karena generator penyuplai air tidak dapat berfungsi selama pemadaman berlangsung.

"Kami memohon maaf. Distribusi air bersih dihentikan sementara hingga pasokan listrik kembali normal," ujar Suramin.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) ULP Bontang menyampaikan pemadaman listrik bergilir di Kota Bontang masih akan berlangsung hingga Juli 2026.

Pelaksana Harian (Plh) Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan pemadaman bergilir masih dilakukan akibat gangguan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem interkoneksi Kalimantan.

"Masih akan ada gangguan dan dilakukan pemadaman bergilir sampai Juli nanti," katanya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR