Pemkot Siapkan Dana Rp5 Miliar Untuk Gakin, Ini Tanggapan Warga Bontang Kuala
Bantuan warga miskin (Ist)
KLIKKALTIM.com -- Sejumlah pelaku ekonomi kecil sangat merasakan dampak diterapkannya sosial distancing dan karantina wilayah demi meminimalisir menyebarnya Covid-19. Akibatnya perputaran ekonomi di masyarakat khususnyan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi tersendat, berimbas pula pada masyarakat kurang mampu.
Berangkat dari kondisi tersebut Pemkot Bontang menyiapkan dana sebesar Rp5 miliar yang dikucurkan kepada keluarga miskin (Gakin). Hal ini diungkapnya Pemkot kepada KlikBontang, Rabu (1/4/2020).
Menanggapi hal tersebut, Arba Ena, warga Kelurahan Bontang Kuala (BK) RT 6 mengatakan bersyukur atas kebijakan yang ingin mengucurkan dana pada warga yang kurang mampu.
"Beberapa warga memiliki kredit bank, motor dan mobil, dengan diberlakukannya karantina wilayah, masyarakat kesulitan untuk mencari nafkah," ujarnya kepada KlikBontang Kamis (2/4/2020). Ditambah lagi warga BK mayoritas mencari nafkah dengan menjual, karena daerah ini tempat wisata, dan saat ini sedang sepi karena karantina wilayah.
"Apa lagi, suami saya nelayan, memang ada ikan yang dia tangkap, tapi ikannya dibeli murah, biasanya kan ikan Baronang langsung dijual ke warung-warung yang ada di BK, tapi saat ini warung tutup," ungkapnya.
Selain itu, terang Arba informasih yang beredar dimasyarakat bahwa PDAM akan digratiskan, ia pun sanngat berharap bahwa itu akan sangat meringankan beban masyarakat, kalau terlaksana.
Ditempat yang sama, Mega Wati menuturkan, apa lagi BK saat ini sangat sepi pembeli, jualan gorengannya pun setiap harinya kadang tak habis terjual paska karantina wilayah.
"Yah, sepi sekali, hanya warga disini saja yang beli, sebelum terjadi virus vorona kan, banyak pembeli dari luar BK," kata Mega.
Reporter: Rahmat Shadr
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: