•   12 April 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

5 Investor Lirik Kelola Pulau Beras Basah; Pemkot Kaji Proposal Pemohon

Bontang - M Rifki
11 April 2026
 
5 Investor Lirik Kelola Pulau Beras Basah; Pemkot Kaji Proposal Pemohon Pulau Beras Basah dari atas (Ist)

BONTANG - Pemerintah Kota Bontang merencanakan  menggandeng pihak ketiga untuk mengelola Pulau Beras Basah. Bahkan dalam waktu dekat prosesi sayembara akan dijalankan. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispopar), Bontang Eko Mashudi mengatakan, pihak swasta ini akan diundang khusus mempresentasikan gagasannya untuk mengelola destinasi wisata andalan.

"Ada 5 pengelola yang datang bahkan lebih ada yang dari luar wilayah bontang maupun dari lokal," ungkapnya, Jumat (10/04/2026).

Ia menambahkan, seluruh proposal yang masuk akan dikaji sebelum pemerintah menentukan pihak yang akan ditunjuk mengelola Pulau Beras Basah ke depan.

"ini prosesnya masih berjalan, nanti tunggu aja hasilnya ," ucap Eko Mashudi.

Lebih lanjut, Dispora-Ekraf juga akan mematangkan petunjuk teknis pengelolaan pulau Beras Basah di pegang swasta. Menurutnya langkah pengelplaan swasta ini tepat. Agar Beras Basah bisa menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Selama ini kan PAD di sana tidak ada. Baru hanya retribusi masuk itu juga baru sebulan berjalan," sambungnya. 

Sebelumnya diberitakan, Pulau Beras Basah masih dinilai kumuh karena pengelolaannya belum maksimal. Fasilitas yang tersedia pun belum memadai untuk menjadikan ikon wisata Bontang tersebut tampil lebih estetik.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana membuka kontes bagi pihak swasta yang berminat mengelola pulau tersebut, dengan harapan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan langkah ini diambil untuk menghindari beban APBD di tengah kondisi krisis. Pihak swasta yang ingin terlibat diwajibkan mengikuti kontes dengan menawarkan konsep dan desain pengelolaan terlebih dahulu.

"Ikut kontes dulu. Mereka harus menawarkan konsep. Sayang kalau dibiarkan begitu saja, padahal Beras Basah paling banyak dikunjungi saat musim liburan," ujar Neni.






TINGGALKAN KOMENTAR