Pemkot Bontang Tunggu DED Kemensos untuk Lanjutkan Pembangunan Sekolah Rakyat
wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memastikan persiapan dasar pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bontang hampir seluruhnya rampung. Saat ini, pemerintah daerah tinggal menunggu penyerahan Detail Engineering Design (DED) dari Kementerian Sosial sebagai dasar melanjutkan tahapan administrasi pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, usai membuka workshop pembuatan film untuk pelajar di Gedung Mini Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Senin (18/5/2026).
Neni menjelaskan, proses pembukaan lahan atau land clearing pada kawasan yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat telah selesai dilaksanakan. Bahkan, progres lokasi tersebut telah dilaporkan langsung kepada Menteri Sosial melalui dokumentasi video.
“Kami sudah menyelesaikan proses pembukaan lahan dan perkembangan itu juga sudah kami laporkan kepada Kementerian Sosial agar DED segera dapat diserahkan,” ujarnya.
Menurutnya, dokumen DED menjadi bagian penting karena akan digunakan sebagai dasar penyusunan dokumen lingkungan, seperti UKL-UPL dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdalalin), sebelum pembangunan fisik dimulai.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mempercepat seluruh tahapan administrasi begitu desain teknis dari kementerian diterima.
“Kalau DED sudah kami terima, maka proses UKL-UPL dan Amdalalin bisa langsung ditindaklanjuti agar seluruh perizinan segera diselesaikan,” jelasnya.
Neni mengungkapkan, pembukaan lahan seluas delapan hektare tersebut dilakukan dengan memanfaatkan alat berat milik pemerintah daerah, seperti ekskavator dan dozer, sehingga pengerjaannya dapat dilakukan secara efisien.
“Pekerjaan dilakukan menggunakan fasilitas yang dimiliki pemerintah daerah, sehingga prosesnya berjalan efektif dan lahan sekarang sudah rata serta siap untuk tahap berikutnya,” katanya.
Selain kesiapan lahan, akses menuju kawasan pembangunan juga telah ditingkatkan. Jalan menuju lokasi yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah dilakukan pengecoran untuk mendukung kelancaran mobilitas.
Menurut Neni, peningkatan akses jalan tersebut tidak hanya mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, tetapi juga menunjang pengembangan kawasan lainnya di sekitar lokasi.
“Sekarang akses jalannya jauh lebih baik dan memudahkan aktivitas menuju kawasan pembangunan,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: