Pemadaman Listrik Tak Sesuai Jadwal PLN Bontang: Masyarakat Bingung, Pedagang Buntung
Ilustrasi perbaikan jaringan listrik di Bontang.
BONTANG - Sejumlah pengusaha di Kota Bontang mengalami kerugian imbas pemadaman listrik bergilir selama 6 hari terakhir. Tak hanya itu, waktu pemadaman juga tak sesuai jadwal yang dirilis PLN.
Ariana salah seorang pengusaha es batu di bilangan KS Tubun mengaku merasakan dampak cukup besar akibat pemadaman tersebut. Pasalnya stok es batu yang telah diproduksi mencair hingga tak bisa dijual.
Selain itu, ia juga mengeluhkan jadwal pemadaman kerap tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan PLN. Misalnya, pemadaman yang dijadwalkan pada pukul 12.00 Wita terkadang baru terjadi dua atau tiga jam kemudian.
"Kalau masih berlanjut, kami yang terdampak. Tapi mau bagaimana lagi, karena ini juga sudah dijadwalkan," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Rukmin, salah seorang pengusaha es batu kristal di Jalan Tanjung Laut. Ia mengaku pemadaman membuat hasil produksi tidak maksimal.
“Pasti menganggu, karena produksi jadi tidak lancar,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager ULP PLN Bontang, Robertus Richard Laksana Lamania, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak.
Ia menjelaskan, pemadaman bergilir sementara ini disebabkan gangguan interkoneksi pada sistem kelistrikan dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kalimantan.
"Kalau terkait gangguan, kami hanya meneruskan Informasi dari tim teknis Kalimantan. Kami hanya menyampaikan informasi pemadaman di titik-titik yang memang jaringannya terganggu," katanya.
Hingga saat ini, PLN Bontang belum dapat memastikan sampai kapan pemadaman bergilir akan berlangsung. Pihaknya meminta masyarakat bersabar hingga kondisi jaringan kembali normal.
"Sementara pemadaman bergilir terus kami minimalisir. Kalau ada pemadaman, kami akan terus menyampaikan informasinya. Pemberitahuan juga kami sampaikan ke kelurahan dan melalui media sosial," pungkasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: