•   30 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlangsung hingga Juli 2026, Sehari 3 Jam

Bontang - Redaksi
29 Juni 2026
 
Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlangsung hingga Juli 2026, Sehari 3 Jam Ilustrasi pemadaman listrik di Bontang.

BONTANG – PT PLN (Persero) ULP Bontang memastikan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kota Bontang masih akan berlangsung hingga Juli 2026.

Berdasarkan jadwal yang diterima Klik Kaltim, setiap hari terdapat tiga sesi pemadaman bergilir dengan durasi sekitar tiga jam di lokasi yang berbeda.

Pelaksana Harian (Plh) Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan pemadaman masih dilakukan karena adanya gangguan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem interkoneksi Kalimantan.

"Masih akan ada gangguan dan dilakukan pemadaman bergilir sampai Juli nanti," ujarnya, Senin (29/6/2026).

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Saat ini, petugas terus berupaya mengoptimalkan proses pemulihan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin.

Terkait penyebab utama gangguan pada sistem kelistrikan, Annisa mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih rinci karena hal tersebut menjadi kewenangan manajemen pusat.

"Kami hanya menjadwalkan pemadaman. Untuk penyebab utamanya nanti akan diinformasikan lebih lanjut," katanya.

Masyarakat Bontang dapat memantau jadwal pemadaman listrik PLN Bontang dari saluran WhatsApp di link ini: 

Pedagang Mulai Mengeluh

Pemadaman bergilir yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap aktivitas pelaku usaha di Kota Bontang.

Salah satunya dirasakan Ariana, pengusaha es batu di kawasan Jalan KS Tubun. Ia mengaku mengalami kerugian karena stok es batu yang telah diproduksi mencair akibat listrik padam sehingga tidak dapat dijual.

Selain itu, Ariana juga mengeluhkan jadwal pemadaman yang kerap tidak sesuai dengan informasi yang diumumkan PLN. Menurutnya, listrik yang dijadwalkan padam pada pukul 12.00 Wita terkadang baru terputus dua hingga tiga jam kemudian.

"Kalau terus berlanjut tentu kami yang terdampak. Mau bagaimana lagi, karena ini memang sudah dijadwalkan," ujarnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR