•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pelanggan Turun, Pengelola Kafe di Bontang Menjerit

Bontang - Fitri Wahyuningsih
17 Maret 2020
 
Pelanggan Turun, Pengelola Kafe di Bontang Menjerit Sejumlah Cafe di Bontang lesu pengunjung sejak virus corona merebak.

KLIKBONTANG.com -- Sejumlah pengelola Café di Bontang mengeluhkan lesunya kunjungan pelanggan sejak virus corona merebak. Utamanya sejak nama penting di negeri ini, Menhub Budi Karya Sumadi positif Covid-19.

Seperti diutarakan Hermansyah Qibo (26). Café yang dikelolanya di bilangan Pattimura lesu pengunjung dalam tiga hari ini.

Dikatakan Qibo— Akrabnya, sebelum virus corona merebak, cafe yang dikelolanya ramai, khususnya di jam makan siang dan malam hari. Namun usai virus corona menyeruak, diikuti imbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dan menghindari pusat massa, ternyata berimbas pada menukiknya konsumen. Jam makan siang sepi. Malam pun pengunjung kurang.

"Turun sih pelanggan tiga hari ini," beber pria bergaya esksentrik itu.

Puncaknya, ujar Qibo, pelanggan sempat membatalkan reservasi. Akibat ketakutan soal corona.

"Wah, bahkan sempat itu reservasi dibatalkan. Gegara itu corona," terang Hermansyah sembari terkekeh.

Hal serupa diutarakan pengelola coffee shop di Bilangan Bontang, Siti Zulaeha (22). Dikatakannya, virus corona memang berdampak pada kunjungan konsumen di coffee shop tempatnya kerja, namun tak signifikan.

"Pengaruh deh mbak. Tapi enggak terlalu," bebernya.

Disinggung soal proteksi diri akan virus corona, Siti mengaku tak terlambau risau. Sebab sejauh ini dia telah mengupayakan tindakan perventif, semisal selalu menggunakan antiseptik usai berkegiatan—baik di rumah pun di tempat kerja.

"Kami disini kerja memang harus pake sarung tangan, dan standar kebersihannya dijaga. Semoga itu cukup membantu," pungkasnya.

KUNJUNGAN LANGSUNG TURUN, PESAN VIA ONLINE NAIK

Dimensi lain yang perlu disimak dari turunnya kunjungan pelanggan di sejumlah Café atau coffee shop di Bontang ialah pesanan makan atau minuman melalui pengiriman daring mengalami kenaikan.

Dikatakan Qibo, konsumen memang cenderung memilih pesan minuman (Utamanya kopi) melalui ojek daring. Dia tak mampu menaksir secara angka kenaikannya, namun menurutnya tak banyak.

"Naik memang yang pesan lewan ojek online. Enggak banyak tapi," ungkapnya.

Dia menaksir, pesanan via daring tak terlalu tinggi lantaran ongkos yang dikeluarkan konsumen memang jauh lebih banyak ketimbang mengkonsumsinya langsung di café.

"Kan harus bayar pengantaran. Pasti lebih mahal. Mungkin itu perimbangan konsumen juga," pungkasnya.




TINGGALKAN KOMENTAR