•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Peduli Tim Medis Covid-19 Bontang, PT Pamapersada Sumbang Logistik dan Multivitamin

Bontang - Redaksi
02 April 2020
 
Peduli Tim Medis Covid-19 Bontang, PT Pamapersada Sumbang Logistik dan Multivitamin Perwakilan manajemen sekaligus YIMP (Yayasan Insan Mulia Pama) bersama PIKP (Persatuan Istri Karyawan) PT Pamapersada saat menyerahkan bantuan kepada tim penanggulangan Covid-19 di Bontang.

KLIKKALTIM.com--Penanggulangan Covid-19 yang dilakukan oleh tenaga medis melalui gugus percepatan penanganan mendapat perhatian oleh perusahaan. Insan PT Pamapersada Nusantara District Indo tergerak untuk menyerahkan bantuan logistik berupa makanan, minuman dan multivitamin bagi tim medis, Jumat 3 April 2020, bertempat di PSC Dinas Kesehatan Bontang yang saat ini sebagai Media Centre Covid-19.

Perwakilan Manajemen PT Pamapersada Nusantara District Indo, Sujarwanto menuturkan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk perhatian terhadap tenaga medis atau tim penanganan Covid-19.

"Ini semua untuk menambah stamina para petugas medis disini," ucap Pria yang juga sebagai Ketua Yayasan Insan Mulia Pama itu.

Selanjutnya, PT Pamapersada Nusantara berencana akan menyalurkan bantuan ke beberapa titik lain di wilayah Bontang dan Kutim. Misalnya ke daerah ring 1 perusahaan seperti Teluk Pandan, Kutai Timur.

Menyikapi Covid-19 saat ini, lanjut Dia, PT Pama Persada District Indo juga fokus melakukan pencegahan penyebaran penyakit tersebut. Khususnya di area sekitar perusahaan supaya para karyawan tidak terdampak virus tersebut.

Perusahaan senantiasa mengimbau agar karyawan maupun masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Disamping itu, menerapkan physical distancing maupun social distancing. Bagi karyawan yang melakukan perjalanan dari luar daerah akan mendapat monitoring dokter khusus.

"Kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan karyawan kita hentikan sementara ini. Karyawan yang dari luar Bontang tidak boleh masuk ke Bontang begitu juga sebaliknya. Mendukung program Pemerintah Kota," kata Dia.

Diutarakannya meski dalam keadaan darurat seperti saat ini, operasional perusahaan tetap berjalan normal. Namun dengan menerapkan treatment khusus utamanya dalam hal menjaga sanitasi dan higienis lingkungan.

"Dibeberapa lokasi kami sediakan perlengkapan cuci tangan. Selain itu juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala," imbuhnya.

Ia berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu. Penyebaran virus dapat teratasi dan memohon doa agar para penderita lekas diberikan kesembuhan. Harapan lain agar proses penularan dapat terhenti dengan mendukung program-program yang diserukan Pemkot Bontang. Sehingga, masyarakat dapat segera terbebas dari ancaman Covid-19.

"Jaga hidup agar sehat, tetap dirumah dan terapkan social distancing," pesannya.

Sementara Annisa dan Fitriani selaku Ketua 1 & 2 PIKP (Persatuan Istri Karyawan) PT Pamapersada menyebut bantuan merupakan hasil pengumpulan donasi dari para anggotanya berkisar 150 orang.

Diakui mereka, mengumpulkan donasi memang tak mudah dalam kondisi saat ini. Sehingga, sebagai alternatif penggalangan dana dilakukan via transfer rekening. Kemudian PIKP membelanjakan uang tersebut berupa kebutuhan-kebutuhan penanganan Covid-19 yang nantinya akan disalurkan bersama manajemen PT Pamapersada.

"Sangat sulit memang mengumpulkan donasi saat ini sedangkan kita harus isolasi dengan tidak keluar rumah," ucapnya.

Pun demikian, pengumpulan donasi yang dilakukan selama lima hari itu sukses menampung uang maupun bantuan logistik. Dana berjumlah Rp 9,5 Juta itu dialokasikan sekitar Rp 2 Juta dalam bentuk barang, sisanya disalurkan berupa uang tunai.

Sebab, informasi yang diketahui bahwa Tim Medis sangat memerlukan Alat Pelindung Diri (APD) yang keberadaannya susah didapatkan. Sedangkan makanan, minuman dan multivitamin juga diperlukan menunjang kebugaran dan stamina.

"Semoga bantuan bermanfaat bagi tim medis. Inilah support dari kami. Tetap semangat buat tim medis. Semoga bisa semakin termotivasi menangani Covid-19," harapnya.

Menanggapi hal ini, Jubir Penanganan COVID-19 Bontang, Adi Permana saat menerima bantuan tersebut bersama tim PSC Dinkes Bontang begitu gembira.

"Kita acungi jempol support dari perusahaan. Bukan hanya bantuan berupa perlengkapan medis saja. Kami dari tim memang perlu dukungan dalam bentuk lain seperti multivitamin," ungkapnya.

Adi berujar jika makanan dan minuman sehat maupun multivitamin sangat diperlukan khususnya bagi tim yang bergerak di lapangan. Nutrisi-nutrisi tersebut dapat menjaga kondisi stamina mereka.

"Dari PT Pamapersada ini memang khusus support untuk kondisi fisik kami. Terima kasih dan apresiasi buat PT Pamapersada yang telah mensupport tenaga medis," tuturnya.

Adi menyebut pihaknya akan terus memonitoring terkait keluar masuknya warga di Bontang. Utamanya melakukan monitoring khusus terhadap orang-orang yang diduga memiliki gejala klinis terpapar Covid-19.

"Kalau kondisinya memang harus dirawat, ya harus dirawat di RSUD. Data sampai saat ini yang masuk monitoring jumlahnya berkisar 3.000 jiwa," jelasnya.

Tak lupa Adi mengucap apresiasi terhadap masyarakat Bontang yang kebanyakan sudah peduli dan memberi laporan secara mandiri. Dengan adanya penambahan waktu libur, Ia mengimbau agar digunakan warga untuk tetap dirumah. Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebab, diketahui jika penderita Covid-19 ada yang tidak menimbulkan gejala. Terlihat sehat namun berpotensi menularkan penyakit tersebut kepada yang lainnya.

Namun apabila orang tersebut melakukan isolasi mandiri, maka usai masa inkubasi virus tersebut akan hilang dengan sendirinya. Dikarenakan sifat virus yang tidak bertahan lama sebab ada batas waktunya. Sehingga inilah pentingnya penerapan Physical Distance.

"Sektor industri di Bontang sangat awareness menyikapi Covid-19. Mereka telah menerapkan karantina secara mandiri. Bagi para pekerja non shift sepertinya sudah menerapkan WFH. Bahkan berinisiatif membuat aturan pembatasan jam kerja dan keluar masuk area perusahaan," urainya.(inforial)




TINGGALKAN KOMENTAR