ODP Bertambah 6 Orang, 2 Orang Jalani Isolasi Rumah dan 4 Orang Jalani Perawatan di RSUD
Juru Bicara Dinkes Bontang, Adi Permana, saat konferensi pers di Media Centre Covid-19
KLIKKALTIM.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang menggelar konferensi pers di Media Centre COVID-19 Bontang, Kelurahan Api-Api , Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (21/3/2020). Juru bicara Dinkes Bontang, Adi Permana menginformasikan kabar terkini mengenai penanganan COVID-19.
Juru bicara dan juga Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Wabah Bencana memaparkan dalam konferensi pers tersebut bahwa status monitoring saat ini telah mencatat sekitar 531 laporan di media centre COVID-19.
“Sebelumnya berjumlah 299, kini sudah bertambah menjadi 232 pada hari ini. Totalnya mencapai 531,” ujarnya. Untuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah menjadi tujuh orang, dimana salah satunya merupakan kasus lama, sedangkan enam lainnya kasus baru. Jadi totalnya ODP saat ini berjumlah tujuh.
Adi menambahkan, dari yang enam tersebut dua diantaranya menjalani isolasi rumah dan empat sedang menjalani perawatan di RSUD.
“Saat ini, tidak ada yang positif corona di Bontang, empat ODP memang yang berhubungan klaster dengan yang di Kukar. Jadi itulah yang menjadikan kami telusuri atau tracking terhadap empat orang yang ODP saat ini,” ungkapnya. Selain itu, yang tambahan dua orang terdapat riwayat pernah bepergian ke Malaysia dan pulang umroh.
Lebih lanjut ia mengatakan, dengan surat edaran wali kota tentang perlunya sosial distancing atau jaga jarak sosial. Karena tujuan jaga jarak sosial ini adalah untuk memutus mata rantai penularan, bukan untuk libur.
“Kita ketahui, virus corona awalnya dari binatang, kemudian ke manusia, dan menular dari manusia ke manusia. Itulah kenapa kalau masyarakat ada dirumah dan membatasi interaksi sosial, maka diharpkan virus corona tidak mendapatkan rumah baru atau host dalam istilah kesehatan,” jelasnya.
Oleh karena itu, jika virus tidak mendapatkan lagi host tersebut, maka dengan sendirinya virus corona akan mati dengan sendirinya. “Mudah-mudahan hal tersebut bisa ditaati oleh masyarakat Bontang,” tuturnya.
Reporter: Rahmat Shdar
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: