•   12 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Menu MBG SPPG Bontang Utara 4 Tak Lolos Uji, 2.651 Porsi Batal Didistribusikan

Bontang - M Rifki
12 Agustus 2026
 
Menu MBG SPPG Bontang Utara 4 Tak Lolos Uji, 2.651 Porsi Batal Didistribusikan SPPG Bontang Utara 4 di Kompleks Perumahan nHalal Square. (Klik Kaltim)

BONTANG – Sebanyak 2.651 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 4 gagal didistribusikan pada Rabu (12/8/2026).

Menu sempol berbahan ikan bulan-bulan dinyatakan tidak layak setelah tak lolos uji organoleptik yang dilakukan Ahli Gizi sebelum makanan disalurkan kepada penerima manfaat.

Kepala SPPG Bontang Utara 4, Ahmad Nur Faizi mengatakan, keputusan menghentikan distribusi diambil setelah ahli gizi menemukan adanya sensasi gatal pada lidah ketika menu tersebut diuji.

Penilaian organoleptik mencakup tekstur, aroma, dan rasa makanan. Dari hasil pengujian, sempol ikan dinilai tidak memenuhi standar untuk dikonsumsi.

“Hasil uji organoleptik dilakukan dengan menilai tekstur, aroma, dan rasa makanan. Dinilai tidak layak konsumsi, jadi batal didistribusikan,” kata Nur Faizi.

Menurutnya, penghentian distribusi merupakan bentuk kehati-hatian agar makanan yang diragukan kualitasnya tidak sampai dikonsumsi penerima manfaat.

Apalagi, dalam sepekan terakhir sudah terdapat dua kasus dugaan masalah pada makanan MBG di dapur lain. Kondisi tersebut menjadi perhatian SPPG Bontang Utara 4 untuk memperketat pemeriksaan sebelum makanan keluar dari dapur.

Nur Faizi menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan kerugian akibat pembatalan distribusi. Menurutnya, menjaga keamanan makanan dan kepercayaan masyarakat jauh lebih penting.

“Konsekuensi ini harus kami terima untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap program MBG,” ujarnya.

Penerima manfaat yang batal mendapatkan MBG diantaranya PAUD SPS Anyelir 5, Yayasan Hidayatullah mulai jenjang PAUD hingga SMA, SMP Monamas, TK Hidayah, TK Cendrawasih, serta sejumlah posyandu.

Menu yang disiapkan SPPG Bontang Utara 4 terdiri dari nasi, sempol ikan bulan-bulan, tempe, dan mixed vegetable yang berisi wortel, jagung, serta kacang hijau.

Sementara makanan yang telah diproduksi selain menu sempol ikan dan dinyatakan aman tidak didistribusikan kepada penerima manfaat. Makanan tersebut kemudian diberikan kepada relawan.

Pihak SPPG juga telah melaporkan temuan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kota Bontang. Sampel sempol ikan turut diserahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Bukan hari ini saja tes ini kami lakukan. Setiap hari kami lakukan, terlebih setelah ramai kasus di dapur wilayah lain,” jelasnya.

Dapur Rugi Rp30 Juta

Pembatalan distribusi 2.651 porsi tersebut membuat SPPG Bontang Utara 4 mengalami kerugian sekitar Rp30 juta.

Namun, kerugian tersebut dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima dibandingkan mengambil risiko dengan tetap menyalurkan makanan yang dinilai tidak layak.

Dengan keputusan tersebut, pihak SPPG memastikan tidak ada menu sempol ikan yang terlanjur dikonsumsi penerima manfaat pada hari itu.

“Kami juga menunggu pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel sempol ikan untuk mengetahui penyebab munculnya sensasi gatal pada lidah saat uji organoleptik,” pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR