•   26 August 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Mantan Direktur Anak Perusahaan AUJ Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Manipulasi Laporan hingga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar

Bontang - M Rifki
26 Agustus 2026
 
Mantan Direktur Anak Perusahaan AUJ Bontang Jadi Tersangka Korupsi, Manipulasi Laporan hingga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar Stok BBM Pertalite di SPBU Tanjung Laut kosong. (Klik Kaltim).

BONTANG - Polres Bontang menetapkan mantan Direktur PT Laut Bontang Bersinar (LBB) Lien Sikin sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Putu Ari Sanjaya mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat keluar.

Penyidik Polres Bontang mengungkap, akibat perbuatan tersangka, anak perusahaan daerah Aneka Usaha dan Jasa (Perumda AUJ) tersebut mengalami kerugian negara Rp1,7 miliar.

"Sudah kami tetapkan tersangka. Dia terbukti melakukan atau menjalankan dugaan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian negara Rp1,7 miliar," ucap AKP Putu Ari melalui Kanit Tipikor Ipda Asyril Rifai.

Lebih lanjut, modus dugaan tindak pidana korupsi tersangka ialah memanipulasi anggaran operasional direktur selama menjabat. Bahkan, laporan yang dibuat sebagai pertanggungjawaban banyak yang dimanipulasi.

Atas dugaan itu, kasus yang sudah berjalan sejak 2024 lalu akhirnya membuahkan hasil. Selama Lien Sikin memimpin, semua operasional direktur diduga dinikmati untuk kepentingan pribadi.

"Laporan keuangan juga tidak jelas. Dasar itu juga menguatkan kalau dia melakukan dugaan korupsi," sambungnya.

Diketahui, tersangka Lien Sikin belum ditahan oleh polisi karena sedang sakit akibat insiden kecelakaan. Kendati demikian, keberadaan tersangka dipantau oleh penyidik dan diminta untuk wajib lapor.

"Dia di Bontang saja. Kooperatif juga. Ini kami sekalian pemberkasan biar bisa cepat dilimpahkan ke Kejaksaan," pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR