KLB Akibat Pandemi COVID-19, Pengemudi Ojol Kebanjiran Orderan Dari Perumahan
Orderan online (Ist)
KLIKKALTIM.com -- Kebijakan Kejadian Luar Biasa (KLB) sejak dinyatakan terdapat dua positif Covid-19, warga Bontang tak banyak lagi keluar rumah. Lebih banyak berdiam diri di rumah melakukan isolasi diri sendiri dan bekerja dari rumah. Wacana karantina wilayah ditambah warung makan banyak yang tutup menguntungkan ojek online (Ojol).
Meskipun sejumlah Ojol mengaku kekurangan pendapatan, namun tidak bagi Irawan. Sebagai seorang pengemudi Ojol orderan yang memesan makanan lewat aplikasi malah lebih marak. Hal ini tentu menggembirakan karena tidak akan mengurangi pendapatannya dalam mencari ekonomi untuk keluarganya.
"Iya, saat ini ramai orderan, banyak makanan dipesan, apa lagi beberapa perumahan sedang karantina wilayah, jadi orang perumahan hanya pesan melalui Ojol," ujarnya kepada KlikBontang Rabu (1/4/2020).
Irawan menambahkan, apa lagi Perumahan PC-HOP Badak LNG dan kompleks perumahan Pupuk Kaltim yang ramai memesan orderan.
Selain itu, terang Irawan, ramainya pemesanan Ojol hanya di bagian perumahan saja, kalau di kota, biasa-biasa saja. Hanya bedanya saat ini, libur sekolah, jadi orderan untuk anak sekolah tidak ada, apa lagi liburnya diperpanjang sampai 14 April.
Irawan mengatakan, bahwa awal boomingnya virus corona di Bontang, masyarakat sepi keluar rumah, tapi orderan banyak yang masuk.
"Sejak hari pertama itu, diumumkan ada warga yang positif, itu orderan ramai, kita keluar pagi jam 10 sampai sebelum Maghrib sudah 15 driver," ungkapnya. Dan itu tidak seperti hari biasanya.
Sejak adanya wabah virus corona, dirinya pun tidak sampai larut malam untuk mencari orderan. yah, saat ini, kalau sebelum Isya sudah pulang, dulu sebelum adanya virus ini sampai larut malam jam 12," tuturnya.
Reporter: Rahmat Shadr
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: