•   03 December 2021 -

Keuangan Menyusut, Dana Stimulan RT Hanya Rp 50 Juta

Bontang - M Rifki
23 November 2021
Keuangan Menyusut, Dana Stimulan RT Hanya Rp 50 Juta Program lima puluh juta di RT 17, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara/M Rifki - Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM - Pemkot Bontang hanya menganggarkan untuk program stimulan RT sebesar Rp 50 juta tiap wilayah di tahun anggaran 2022 nanti. 

Pemerintah beralasan besaran itu menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Tahun depan, diprediksi dana transfer dari pusat berkurang Rp 149 miliar. 

Walhasil, anggaran yang idealnya tiap RT bisa menerima Rp 50 - 200 juta per tahun harus dikoreksi. 

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang, Amiruddin mengatakan, dari putusan terbaru Kementerian Keuangan menyatakan ada pengurangan dana transfer. 

Di samping itu, pemerintah juga harus menambah belanja pegawai dari hasil seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) dilingkup Pemkot Bontang senilai Rp 38 miliar. 

Klik Juga : Program Baru Belum Terealisasi, Basri: Masuk RPJMD Dulu

"Kita alokasikan sesuaikan dengan beban keuangan daerah kita. Khususnya pada program stimulan RT ini," kata Amiruddin saat ditemui awak media, Selasa (23/11/2021). 

Program stimulan ini akan disalurkan kepada 449 RT yang tersebar di 15 Kelurahan. Khusus untuk program stimulan pemkot alokasikan Rp 22,4 miliar. 

Amir mengatakan, program ini mulai berjalan mulai Januari 2022 untuk pembiayaan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat

"Bimtek ini diikuti oleh lurah dan harapannya bisa terlaksana pada Januari mendatang," ucapnya. 

Klik Juga : Basri Minta Dana Stimulan RT Tak Dibelanjakan Tenda & Kursi Lagi

Sesuai dengan arahan Wali Kota Bontang Basri Rase, Amir menekankan untuk seluruh Lurah bisa memberikan pemahaman kepada RT yang menjadi tanggung jawab mereka. 

Meski anggaran yang sudah disesuaikan dengan kemampuan daerah. Ke depan tidak menutup kemungkinan jumlah stimulan RT akan meningkat pada tahun selanjutnya. 

Saat mengalami kenaikan, semua persiapan sudah dijalankan dan anggaran yang dikucurkan tinggal menyesuaikan memenuhi kebutuhan yang subtansial. 

"Kalau di tahun selanjutnya kemampuan keuangan daerah meningkat. Bisa jadi stimulan RT ikut meningkat," pungkasnya.




TINGGALKAN KOMENTAR