•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Karyawan Pontang - Panting Pinjam Uang, Gaji Pekerja PT LBB Kembali Menunggak 2 Bulan

Bontang - M Rifki
28 Januari 2025
 
Karyawan Pontang - Panting Pinjam Uang, Gaji Pekerja PT LBB Kembali Menunggak 2 Bulan Pelabuhan Loktuan tempat PT LBB berkantor dan menjalankan bisnis (Dok Klik Kaltim).

BONTANG - Manajemen keuangan PT Laut Bontang Bersinar (LBB) masih jauh dari proper. Masalah gaji karyawan masih menjadi momok di perusahaan pengelola Pelabuhan Loktuan-aset milik daerah ini. 

Sudah 2 bulan terakhir, perusahaan belum membayar gaji karyawannya. Walhasil, para pekerja pontang panting mencari pinjaman untuk kebutuhan hari-hari. 

Bahkan salah seorang pekerja mengaku harus meminjam uang dari sanak saudara untuk menyambung hidup mereka. 

"2 bulan mas gaji Desember yang harus di bayar januar. Dan gaji Januari yang harusnya dibayar (25/2) kemarin," ucap salah seorang pekerja. 

Lebih lanjut, perusahaan yang mengelola Pelabuhan ini harusnya bisa bijak dalam mengelola keuangan. Dikarenakan transaksi perusahaan selalu ada. Kemudian pihak ketiga pengguna jasa PT LBBpun rutin membayar. 

Diketahui, omzet PT LBB pada Desember 2024 lalu saja mencapai Rp664 juta. Padahal untuk membayarkan gaji karyawan tidak sampai Rp200 juta dan itu belum di penuhi oleh perusahaan. 

Perusahaan pun memberikan opsi untuk para pekerja diberikan panjar atau dicicil. Namun aktivitas itu bukan merupakan solusi. 

Sebab praktik mencicil sudah dilakoni perusahaan selama 1 tahun ke belakang. Dan itu bukan merupakan sikap yang baik sebagai perusahaan yang mengelola bisnis. 

"Penghasilan aja banyak tspi karyawan diabaikan seperti ini," ucapnya. 

Sebelumnya diberitakan, Direktur PT Laut Bontang Bersinar Muhammad Lien Sikin angkat bicara ihwal gaji karyawannya uang masih dicicil 50 persen. 

Kepada Klik Kaltim, Lien Sikin mengaku alasan gaji di bayar separuh karena kas PT LBB kosong. Untuk itu para karyawan diminta bersabar. 

Karena perusahaan tengah melakukan proses pencairan dari hasil pengelolaan pelabuhan. Proses itu setidaknya memakan waktu selama 20 hari. 

"Kami mau bayar pakai apa. Karena betul memang ada penagihan. Tapi sedang proses dan butuh waktu," ucap Lien Sikin




TINGGALKAN KOMENTAR