Januari-Februari Kiriman Pos ke Bontang Turun, Ada Kaitannya Dengan Virus Corona?
Kepala UPT Pos Bontang, Doni Meiliana tak bisa memastikan alasan turunnya paket pos yang masuk ke Bontang.
KLIKBONTANG.com -- Rentang bulan Januari-Februari 2020, Pos Indonesia UPT Bontang mencatat terjadi penurunan kiriman paket yang masuk ke Bontang, Kaltim.
Hal ini diungkapkan Kepala UPT Pos Bontang, Doni Meiliana kala disambangi KlikBontang di kantornya. Jalan MT Haryono, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang, Kamis (19/3/2020) pagi.
Doni menjelaskan, bila melihat akumulasi paket yang masuk ke Bontang, baik paket domestik (Indonesia) dan internasional mulai Januari-Februari 2020, memang terjadi penurunan. Di Januari 2020, paket yang masuk ke Bontang sebesar 26.376. Memasuki Februari 2020, paket masuk berjumlah 22.900. Terjadi penurunan sekitar 3.476 paket ketimbang bulan sebelumnya.
Sementara untuk paket di Maret 2020 ini, belum bisa dibeber pihak pos. Lantaran bulan Maret sendiri baru memasuki pekan ke tiga.
''Data kita selalu diupdate [Perbarui] tiap kali ada paket masuk. Cuma karena Maret belum selesai, jadi masih konsumsi perusahaan dulu,'' ucapnya.
Perihal keterkaitan penuruan paket dan mewabahnya corona virus disease 2019 (COVID-19) di sejumlah daerah di Indonesia, Doni mengaku tak berani menafsirkan penurunan dipengaruhi penyebaran virus. Namun, bila melihat angka jelas ada penurunan. Entah itu disebabkan virus corona atau karena faktor lain.
''Saya enggak bisa bilang ini [Pengiriman paket] turun karena corona. Cuma kalau kita lihat data, memang ada penurunan sejak virus itu heboh,'' ungkapnya.
Kemudian soal identifikasi setiap barang kiriman pos, khususnya dari luar negeri dan daerah endemi virus corona di Indonesia. Mengingat virus corona sendiri mampu bertahan dalam hitungan jam bahkan berhari-hari di benda mati [Paket], semisal kardus dan kertas 4 hari, aluminum 2-8 jam.
Kata Doni, selama paket berhasil tiba di Bontang, dirinya cukup yakin segalanya aman. Lantaran sebelum paket dikirim, telah melalui rangkaian standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Pos Indonesia.
Dimulai dari loket ketika barang hendak dikirim. Penyortiran di HUB atau sentral pengolahan pos. Dikirim ke kantor regional di daerah (Bontang ikut kantor regional Banjarmasin). Tiba di Bontang, disortir kurir, kemudian tiba di tangan penerima paket.
Adapun seluruh paket yang masuk ke Bontang bila melalui jalur udara melalui dua pintu. Yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan dan Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.
''Ada rangkaian panjang mbak sebelum paket tiba di alamat penerima. Jadi kami rasa cukup aman,'' tegasnya.
Kendati yakin paket pos yang tiba di Bontang aman dari virus. Namun Doni tak menampik perkembangan virus ini semakin mengkhawatirkan. Sebabnya telah ditetapkan aturan bahwa seluruh kurir rutin menggunakan cairan antiseptik, bekerja menggunakan sarung tangan, dan masker.
Kemudian di konter pelayanan, seluruh pegawai: baik customer service, pengaman (Security) dan teller, diwajibkan mengenakan masker dan menggunakan cairan antiseptik secara berkala.
Hal serupa juga ditekankan kepada pengunjung. Mereka disarankan menggunakan masker, dan wajib menyemorotkan cairan antiseptik yang telah disediakan kantor pos Bontang.
"Karena kami BUMN, jadi kami ikut regulasi di pusat. Seluruh tindakan perfentif itu sudah kami lakukan 3 hari ini," pungkasnya.
Reporter : Fitri Wahyuningsih
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: