•   04 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Jadi Korban Kecelakaan Beruntun, Neni Pastikan Anak Asmawati Tetap Lanjutkan Pendidikan

Bontang - Syafril D
04 Maret 2020
 
Jadi Korban Kecelakaan Beruntun, Neni Pastikan Anak Asmawati Tetap Lanjutkan Pendidikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni. (Ist)

KLIKBONTANG.COM-- Asmawati korban kecelakaan maut simpang RSUD Taman Husada Bontang telah dimakamkan. Dari informasi yang didapatkan media ini, Aswati dimakamkan di Samarinda, Selasa (3/3/2020). Sedangkan suaminya masih dirawat intensif di Rumah Sakit dengan kaki yang telah diamputasi.

Aswati diketahui sebagai guru ngaji di SD dan SMP Yabis. Sedangkan suaminya bekerja sebagai tukang ojek.  Aswati memiliki dua orang anak. Anak pertamanya kuliah di IAIN Samarinda semester 6. Sedangkan, anak bungsunya masih sekolah di salah satu pesantren di Bontang.

Kedua anak tersebut kini harus menanggung pilu akibat tragedi yang menimpa kedua orang tuanya. Mereka dikhawatirkan putus pendidikan karena dalam beberapa bulan kedepan ayahnya yang sedang terbaring lemas di Rumah sakit dipastikan tidak bisa mencari nafkah.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjamin kedua anak Aswati tetap melanjutkan sekolahnya. Dia menjelaskan akan berkoorninasi dengan  Dinas Sosial untuk memberikan beasiswa untuk anak tersebut.

“Saya akan ajukan ke Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) di bawah Dinas Sosial, kami pastikan pendidikan anak korban tidak terputus," Ujar Neni usai mengunjungi Korban kecelakaan di RSUD Taman Husada Bontang, Selasa (03/03/2020) sore.                                                                           

Lebih lanjut, dia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui jasa Raharja karena sudah memberikan santunan ke keluarga korban.

"Untuk biaya pengobatan korban sudah ditanggung Jasa Raharja, anaknya menjadi tanggung jawab pemerintah Bontang. Kita bisa berikan santunan dari Dinas Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang dan stakeholder yang dapat membantu meringankan beban para korban," pungkasnya. (*)

 




TINGGALKAN KOMENTAR