•   04 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Hadiri Mbeko Fest, Wali Kota Kagum Pelestarian Tradisi Warga Bontang Kuala

Bontang - Redaksi
26 Agustus 2022
 
Hadiri Mbeko Fest, Wali Kota Kagum Pelestarian Tradisi Warga Bontang Kuala Wali Kota Bontang ikut meramaikan Mbeko Fest. (Istimewa).

KLIKKALTIM - Warga Bontang Kuala menggelar Mbeko Fest, Sabtu (27/8/2022) pagi. Mbeko merupakan tradisi lama yang coba dihidupkan kembali masyarakat setempat. Yaitu sebuah kegiatan dimana seluruh warga sarapan pagi bersama. 

Membeko Fest menyuguhkan 150 jenis makanan khas Bontang Kuala, 8 diantaranya makanan khas dan 1 makanan pendamping yang disusun rapi di atas 45 Baki.

Tradisi ini digaungkan kembali lewat momentum rangkaian peringatan kemerdekaan ke 77 Republik Indonesia. Rencananya festival ini akan dipatenkan untuk digelar tiap tahun.

Wali Kota Bontang Basri Rase yang menghadiri festival tersebut mengaku kagum atas kepedulian masyarakat Bontang Kuala dalam pelestarian tradisi.

Sebagai salah satu daerah wisata di Kota Taman, Bontang Kuala memang dikenal kaya akan pesona adat budaya. Mulai dari kesenian hingga kuliner. Sebagai buktinya, gammi bawis yang merupakan makanan khas Bontang Kuala mampu menjadi makanan terbaik nasional.

“Walaupun sudah banyak terjual di kota-kota besar, untuk citarasanya di Kota Bontang harus tetap jadi yang terbaik,” ucap Basri Rase saat menyampaikan sambutan.

Basri Rase mengatakan Mbeko Fest ini sejalan dengan program Pemkot dalam pengembangan pariwisata. Sektor ini terus digenjot karena mampu mendorong pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mewajibkan OPD untuk menggelar festival budaya lokal.

Menurut Basri, penguatan sektor pariwisata juga untuk menyambut pembangunan IKN, dimana Bontang menjadi salah satu kota penyangga. Sektor ini juga menjadi penopang Kota Taman saat pasca industri.

“Program Saya dan Ibu Wawali ini bukan program kaleng-kaleng, bukan kacang-kacangan. Tapi program ini untuk membantu mempersiapkan Bontang sebagai kota penyangga IKN. Semua potensi harus kita gali dan kita kembangkan,” katanya.

Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro mengatakan, rangkaian perayaan hari kemerdekaan memang diisi dengan cara yang unik. Salah satunya lewat tradisi mbeko. Acara ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bontang, dimana setiap OPD diminta menggelar festival budaya lokal.

“Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin nantinya. Apalagi Bontang Kuala menjadi salah satu kampung wisata di Bontang,” katanya.

Dalam acara Mbeko ini panitia menyiapkan 17 makanan pendamping,  delapan makanan utama yang disajikan dalam baki atau nampan sebanyak 45 buah.

Kata Suiza, acara ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bontang, dimana setiap OPD diminta menggelar festival budaya lokal.

 




BERITA TERKAIT


TINGGALKAN KOMENTAR