FKPM Api-Api Gagalkan Dugaan Aksi Pencurian, Tiga Anak SD Diamankan Saat Berkeliaran Tengah Malam
FKPM Kelurahan Api-Api mengamankan tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar saat berkeliaran pada dini hari (Ist).
BONTANG – Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api, Bontang Utara mengamankan tiga anak yang masih berstatus pelajar sekolah dasar saat berkeliaran di kawasan RT 35 pada Minggu (7/6/2026) dini hari.
Ketua FKPM Kelurahan Api-Api, Edi Susanto, mengatakan petugas bergerak setelah menerima laporan dari warga yang curiga terhadap aktivitas ketiga anak tersebut.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati ketiganya berkeliling menggunakan sepeda motor sekitar pukul 01.00 Wita. Gerak-gerik mereka dinilai mencurigakan sehingga petugas langsung melakukan pemeriksaan.
“Awalnya ada laporan dari warga. Setelah kami datangi, ketiganya sedang berkeliling menggunakan motor pada tengah malam,” kata Edi.
Saat dimintai keterangan, ketiga anak itu mengaku hanya berkeliling untuk mencari angin. Namun petugas tidak langsung menerima alasan tersebut dan membawa mereka untuk pembinaan lebih lanjut.
Dari hasil pendataan, ketiganya diketahui berasal dari Kelurahan Gunung Elai. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menyerahkan anak-anak tersebut kepada keluarga dan pihak terkait.
“Mereka kemudian kami serahkan untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.
Edi menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima dari lingkungan tempat tinggal mereka, ketiga anak tersebut sebelumnya juga beberapa kali membuat resah warga karena kerap berkeliaran hingga larut malam.
Sementara itu, Lurah Gunung Elai, Sulistyo, mengungkapkan ketiga anak yang diamankan masih berusia sangat muda. Dua di antaranya tercatat sebagai siswa kelas 4 SD, sedangkan satu lainnya masih duduk di kelas 2 SD.
Menurut Sulistyo, hasil penelusuran sementara menunjukkan anak-anak tersebut diduga tidak bergerak sendiri. Sebelum berada di Kelurahan Api-Api, mereka disebut berkumpul di kawasan Taman Madukoro, Kelurahan Satimpo.
“Dari hasil keterangan yang kami dapat, ada seseorang yang mengarahkan mereka. Saat ini informasi itu masih kami dalami,” kata Sulistyo.
Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah pembinaan terhadap anak-anak tersebut serta penelusuran terhadap pihak yang diduga mempengaruhi atau mengarahkan mereka.
Di sisi lain, FKPM Api-Api terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah fasilitas umum dan kawasan permukiman untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami akan terus mengintensifkan patroli. Jika ada aktivitas yang mencurigakan, masyarakat bisa segera melapor kepada kami,” pungkas Edi.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: