•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Fathun Qorif dan Karresa, Pemuda Bontang yang Terinsipirasi Berbagi Masker Untuk Warga

Bontang - Redaksi
01 April 2020
 
Fathun Qorif dan Karresa, Pemuda Bontang yang Terinsipirasi Berbagi Masker Untuk Warga Fathun Qorif dan Karresa bersama Aliansi Gerakan Masker Bontang

KLIKBONTANG.com -- Fathun Qorif dan Karresa tak menyangka, ide yang awalnya terinspirasi dari gerakan bagi-bagi masker di Balikpapan, dapat mereka lakukan pula di kota tercinta—Bontang.

Hal yang membuat keduanya makin terperangah, manakala gerakan yang berjuluk 'Aliansi Gerakan Masker Bontang' ini berhasil menarik atensi publik cukup luas. Ini terlihat dari jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan. Hingga komunitas atau organisasi – khusnya kepemudaan, yang turut serta dalam gerakan ini.

Mereka yang terlibat dalam aksi ini diantaranya Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB), Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi), dan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP).

Serta Dompet Dhuafa Volunteer (DDV), Gerakan Infaq Beras Bontang, Bontang Peduli Sampah, Pemuda Peduli Disabilitas, Kompas, FKBN Bontang,

Inisiator gerakan ini, Qorif dan Esa – akrab keduanya disapa, menuturkan bila awalnya mereka hanya menarget 400 masker. Bukan sembarang masker. Tapi masker kain dua lapis yang sesuai imbauan medis. Bukan saja untuk menghindari virus, pun nyaman kala dikenakan.

Masker itu karya penjahit lokal Bontang. Seluruh bahan bakunnya dibeli dari hasil donasi publik – Minimal Rp 5.000.

Dalam empat hari penggalangan (23-27 Maret 2020) mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 16,5 juta.

Dikatakan Qorif, ini sangat melampaui target. Dari awalnya 400 masker, memludak jadi 2250 masker. Kini pun, bukan sekadar masker yang didistribusikan. Dana berlebih mereka gunakan untuk membeli susu steril, vitamin c, dan madu. Ini khusus diperuntukkan bagi tenaga medis, agar kondisi fisik mereka tetap prima kala berada di garis terdepan melawan COVID-19.

"Jauh dari yang kami bayangkan. Kami tidak menyangka antusiasme warga Bontang terhadap gerakan ini luar biasa," ujar Qorif kala disambangi awak media di titik kumpul aksi, Lapangan MTQ Parikesit, Kamis (31/3/2020) sore.

Adapun sasaran donasi masker ini ialah seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di Kota Taman. Baik rumah sakit (RS), Puskesmas, dan klinik. Semisal RSUD Taman Husada, RS Islam Bontang, RS Amalia, dan puskesmas se-Bontang.

Ditambahkan Esa, aksi bagi masker ini juga menyasar para pekerja non formal yang tak bisa melakukan kerja dari rumah Work From Home (WFH).

Ini dilakukan sebab mereka juga rentan terpapar virus ketika bekerja di luar ruangan. Katakanlah ojek daring, petugas kebersihan kota (Pasukan kuning), pedagang pasar, penjaja makanan keliling, dan lain sebagainya.

"Pekerja non formal juga menjadi sasaran aksi kami. Bagaimana pun, mereka juga rentan karena tak bisa tinggal di rumah," ujar Esa.

Atas seluruh atensi publik, Esa dan Qorif mewakili Aliansi Gerakan Masker Bontang menuturkan terima kasih dan apresiasi tinggi. Tak lupa, mereka bedoa dan menyampaikan salam, agar petugas medis senantiasa sehat dan dalam lindungan Tuhan.

“Kepada donatur dan masyarakat Bontang kami ucapkan terima kasih banyak karena sudah berpartisipasi dalam gerakan ini. Semoga apa yang telah didonasikan bisa bermanfaat bagi masyarakat Bontang dan untuk sementara donasi yang lebih akan kami alihkan ke Aliansi Bontang Peduli Covid-19,” pungkas Esa.

Reporter : M. Safril




TINGGALKAN KOMENTAR