Fakta-fakta Dibalik Kebakaran Bontang Kuala, Kejadian Berulang Persis 5 Tahun Lalu

Bontang - Asriani
14 Oktober 2020
Fakta-fakta Dibalik Kebakaran Bontang Kuala, Kejadian Berulang Persis 5 Tahun Lalu Fakta-fakta dibalik kebakaran Bontang Kuala

KLIKKALTIM.COM -- Kebakaran Bontang Kuala menjadi atensi semua pihak. Kejadian berulang ini kembali menanggalkan pilu bagi masyarakat pesisir Bontang Kuala.

Pada 2015 lalu, tepat 20 Oktober silam menghanguskan belasan rumah warga di Bontang Kuala.

Kejadian kembali berulang pun dengan korban 9 rumah warga terbakar. Lokasi kebakaran pun tak jauh dari kejadian pada 2015 silam.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum klikkaltim atas musibah kebakaran Selasa, (13/10/2020) malam.

53 Jiwa Terdampak Kebakaran

Imbas dari kebakaran yang terdampak sebanyak 17 kepala keluarga yang harus kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 53 jiwa yang harus menerima dengan lapang dada akibat musibah yang terjadi.

Penyebab Kebakaran Kompor Atau Listrik

Penyebab kebakaran Bontang Kuala masih jadi misteri. Warga menyebut akibat konsleting listrik, tapi ada juga beranggapan dari kompor. Tim Inafis Polres Bontang juga masih menyelidiki penyebabnya.

Dipadamkan Pakai Pompa Air

Jalan yang berbentuk jembatan, ditambah gang sempit imbasnya mobil pemadam tidak bisa mengakses lokasi kebakaran. Dibutuhkan waktu yang lama sekitar 3 jam lebih untuk memadamkan api

7 Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran hebat dipemukiman padat penduduk di kawasan rumah atas laut BK pada malam selasa. Rumah yang terdampak kesukurahan ada 9 unit. Diantaranya 7 unit rumah rusak berat, dan 3 unit rumah rusak ringan.

Kebakaran 2015 dan 2020 Terjadi di Bulan yang Sama

Anehnya kejadian kebakaran untuk kali kedua ini terjadi di bulan Oktober. Sama persis dengan kejadian kebakaran 2015 lalu. Tapi kondisi lebih parah terjadi pada 2015 silam.

Kebakaran terjadi pada tanggal 13 bulan Oktober. Sementara kebakaran yang pertama kali terjadi pada tanggal 20 Oktober 2015.

Hidupkan Wacana Lama

Pengadaan Hidran kering kembali diwacanakan pemerintah. Padahal rencana itu sudah dibahas sejak 2017 tapi hingga kini tak terwujud. Rencana 2021 nanti akan diusulkan.

TINGGALKAN KOMENTAR