•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Disebut Bisa Atasi Corona, Harga Jahe dan Temulawak di Bontang Melambung Tinggi

Bontang -
19 Maret 2020
 
Disebut Bisa Atasi Corona, Harga Jahe dan Temulawak di Bontang Melambung Tinggi Satgas Ketahanan Pangan Yang terdiri dari Polres Bontang, Kodim 0908 Bontang dan DKPPP meninjau harga Jahe dan temulawak di Pasar Rawa Indah

KLIKBONTANG.com -- Sidak yang dilakukan oleh Polres Bontang, Kodim 0908 Bontang serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) menemukan tumbuhan Jahe dan temulawak yang disebut-sebut dapat mengatasi virus corona kini memiliki harga dua kali lipat dari biasanya.
 
Jahe yang sebelum merebaknya isu corona memiliki harga  Rp 25 perkilo gram, sekarang naik menjadi Rp 50 ribu perkilo gram. Sedangkan temulawak dari Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Bontang Deborah Kristiani menjelaskan keniakan harga Jahe dan temulawak dikarenakan masyarakat telah mengetahui informasi khasiat Jahe dan temulawak dapat mencegah virus corona. Selain itu, jahe dan temulawak yang digunakan sebagai bumbu masakan memiliki permintaan yang tinggi sehingga harganya naik.

"Masyarakat sudah tau informasi bahwa jahe dapat menangkal virus corona, mungkin itu alasannya naik," ujar Deborah usai melakukan sidak, Kamis (19/03/2020)

Lebih lanjut, dia memastikan , stok jahe dan temulawak di Bontang masih  aman. Hal tersebut dikarenakan para pedagang tidak kesusahan untuk mendapatkan jahe dari pemasok.  

"Jahe dan temulawak pasokannya masih aman, para pedagang mengakui tidak susah untuk mendapatkan rempah tersebut," pungkasnya

Dikutip dari Health.detik.com Prof Chairul A Nidom, Ketua Tim Riset CoV dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation Surabaya menjelaskan, ada dua macam virus corona, yaitu low pathogenic dan high pathogenic.

Menurutnya, kondisi high pathogenic reseptornya ada di paru, dan hal ini yang dapat berakibat fatal pada manusia. Untuk menekan risiko fatal terjadi, kurkumin bisa menjadi solusinya.

"Kurkumin yang terdapat dalam Jahe  dan temulawak itu mempunyai fungsi menekan badai sitokin, yang tentunya kita bisa berharap bahwa paru-paru tidak begitu rusak atau bisa recovery secepatnya," jelas Chairul kepada detik.com, Selasa (18/2/2020).

Reporter : M. Safril




TINGGALKAN KOMENTAR