•   26 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dinkes Bontang Imbau Warga Waspadai Superflu Mulai Merebak; Gejala Begini Segera ke RS

Bontang - M Rifki
25 September 2026
 
Dinkes Bontang Imbau Warga Waspadai Superflu Mulai Merebak; Gejala Begini Segera ke RS Ilustrasi/AI

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit Super Flu atau Influenza A yang mulai tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menerangkan bahwa Influenza A Subclade K merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga telah mempersiapkan langkah mitigasi setelah terbitnya Surat Edaran Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor PM.03.01/C/584/2026 tentang Penanggulangan Penyakit Influenza A (H3N2) Subclade K.

Dalam surat edaran tersebut, Dinkes diminta memperkuat sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat sebagai upaya mencegah penularan influenza.

Virus influenza dapat ditularkan oleh orang yang terinfeksi melalui droplet ketika berbicara, batuk, atau bersin.

Selain itu, virus juga dapat menular ketika seseorang menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata.

"Untuk saat ini, di Bontang belum ada indikasi kasus Influenza A. Kami juga terus melakukan pemantauan. Penyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan flu, sedangkan penanganannya juga dilakukan sesuai dengan surat edaran," ujar Toetoek Pribadi Ekowati.

Gejala Superflu

Adapun gejala Influenza A antara lain flu yang tidak kunjung sembuh hingga sepekan. Penderita juga dapat mengalami demam dengan suhu tubuh mencapai 38–40 derajat Celsius.

Selain itu, penderita dapat mengalami nyeri otot hebat yang membuat tubuh terasa berat, terutama pada bagian punggung, paha, dan lengan. Gejala tersebut juga dapat disertai sakit kepala yang intens.

Penyakit ini juga dapat menyebabkan kelelahan ekstrem yang terasa jauh lebih berat dibandingkan kelelahan biasa. Penderita juga dapat mengalami batuk kering yang disertai nyeri tenggorokan.

Dinkes meminta masyarakat yang mengalami gejala tersebut untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan agar dapat diperiksa dan mendapatkan penanganan medis. Dokter akan melakukan observasi, sementara petugas kesehatan dapat mengambil sampel untuk mengetahui jenis virus yang menginfeksi pasien.

"Influenza A ini juga rentan diderita lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," sambungnya.






TINGGALKAN KOMENTAR