•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dampak COVID-19, Pengepul Ikan Susah Mengirim Keluar Bontang

Bontang - Redaksi
24 Maret 2020
 
Dampak COVID-19, Pengepul Ikan Susah Mengirim Keluar Bontang kondisi kapal nelayan di Berbas Pantai

KLIKBONTANG.com -- Penerapan lokal lockdown di Bontang serta Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah ditemukan adanya warga Bontang yang positif corona, pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah dan beraktivitas di tempat umum dalam jumlah yang banyak.

Pembatasan interaksi sosial tersebut berdampak bagi Hasbi, seorang pengepul ikan di Berbas Pantai. "Dalam masalah ekonomi itu berdampak juga. Ikan yang lazimnya seharga Rp40 ribu sekarang menjadi Rp35 ribu dan ikan harganya Rp35 turun menjadi Rp30 ribu," ujarnya.

Hasbi menambahkan, dirinya sebagai pengepul ikan mengumpulkan ikan-ikan dari nelayan. Ia kemudian mengirim ikan hasil pengumpulannya untuk di jual kembali kepada pemasok. Biasanya pemasoknya berasal dari luar Bontang. karena adanya kejadian luar biasa ini, ia membawa keluar Bontang khususnya ke Balikpapan.

"Beberapa hari ini saya belum bisa mengirim ke luar Bontang. Saya tadi baru bongkar ikan, tapi tidak mengirim, efek dari corona. Oleh karena itu saya hanya menjual di lokal (Bontang), itupun pasar teriak juga dengan harga penjualan kembali," ungkapnya.

Dari hasil mengepulnya, ia berhasil mengumpulkan hingga tiga pikul ikan. Namun tidak dikirim ke keluar, hanya di jual dilokal. Karena kapal yang ada di luar belum bisa mengangkut. Jumlahnya yang banyak menyebabkan harga ikan jadi lebih murah.

"Padahal, harga lebih menguntungkan jika ikan dijual keluar, dari pada di lokal," kata Hasbi. Tapi karena sulit dijual keluar Bontang, maka mau tidak mau dirinya harus menjual ke pasar.


Reporter: Rahmat Shadr




TINGGALKAN KOMENTAR