BPBD Bontang Tangani 2 Kasus Pohon Tumbang Periode Januari-Februari
Petugas BPBD menangani pohon tumbang di Gang Bawal, Kelurahan Tanjung Laut Indah.
Bontang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mencatat dua kejadian pohon tumbang yang ditangani sejak awal tahun 2026.
Peristiwa tersebut terjadi pada periode Januari dan Februari yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail menuturkan, dua kejadian pohon tumbang tersebut masing-masing terjadi satu kali pada Januari dan satu kali pada Februari 2026.
Meski jumlahnya tidak banyak, pihaknya tetap meningkatkan kesiapsiagaan karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
“Untuk periode Januari hingga Februari 2026, BPBD mencatat ada dua kejadian pohon tumbang yang kami tangani. Masing-masing satu kejadian pada bulan Januari dan satu kejadian pada bulan Februari,” ungkapnya kepada media ini, Selasa (10/03/2026).
Ismail bilang, kejadian pertama terjadi di Gang Zamrut, Kelurahan Berebas Tengah, Bontang Selatan. Kemudian satu kejadian lagi terjadi di Gang Bawal, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.
Dalam kedua kejadian tersebut, petugas BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dengan memotong dan mengevakuasi batang pohon yang tumbang agar tidak mengganggu akses warga.
Menurutnya, kejadian pohon tumbang ini berkaitan dengan potensi cuaca ekstrem yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat Sekretaris Daerah Kota Bontang terkait peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
“Melalui surat Sekda sebelumnya sudah disampaikan peringatan dini serta langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi untuk periode Januari hingga Maret 2026,” terang dia.
Lanjutnya, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Warga juga diminta melaporkan kepada petugas jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang agar dapat segera dilakukan penanganan.
"Dengan kesiapsiagaan bersama, harapan kami potensi risiko akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir," tutup Ismail.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: