•   05 March 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

BPBD Bontang Salurkan Perahu ke Titik Rawan, Evakuasi Korban Banjir Bisa Lebih Cepat

Bontang - Asriani
05 Maret 2026
 
BPBD Bontang Salurkan Perahu ke Titik Rawan, Evakuasi Korban Banjir Bisa Lebih Cepat BPBD Bontang saat menyalurkan perahu ke titik-titik rawan banjir.

BONTANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kota Bontang terus mengoptimalkan penanganan banjir dengan menempatkan perahu di sejumlah wilayah terdampak. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Sekretariat Unsur Pelaksana BPBD, Sunaryo menyebut jika hal ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi warga, khususnya kelompok rentan, sebelum tim BPBD tiba di lokasi.

“Sudah kami taruh perahu di titik banjir, jadi relawan bisa langsung gunakan sebelum tim datang. Apalagi daerah yang jauh dari kantor, warga bisa segera dievakuasi,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).

Dijelaskan, perahu-perahu tersebut sengaja ditempatkan dibeberapa wilayah banjir agar dapat langsung digunakan relawan setempat. Strategi ini dinilai efektif, terutama untuk wilayah yang berjarak cukup jauh dari kantor BPBD.

“Jadi perahu yang kami serahkan itu berbahan plasti kalau perahu karet itu risikonya bocor. Di dalam banjir kadang ada paku atau benda tajam. Kami pernah gunakan perahu karet dan bocor kena paku. Jadi sekarang pakai yang plastik karena lebih tahan,” jelasnya.

Beberapa wilayah yang menjadi prioritas penempatan perahu antara lain Kelurahan Guntung, Bontang Permai, dan Kelurahan Api-Api. Sementara untuk kawasan BTN KCY, evakuasi dilakukan langsung oleh tim dari kantor karena lokasinya relatif dekat.

“Ini kita lakukan mengingat pada kejadian banjir sebelumnya, terdapat ibu hamil yang membutuhkan evakuasi cepat. Selain itu, balita, lansia, serta penyandang disabilitas menjadi kelompok yang harus segera dipindahkan ke tempat aman saat air mulai meninggi,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar dampak banjir di Kota Bontang dapat ditekan.

“Dengan penempatan perahu langsung di wilayah terdampak, diharapkan proses evakuasi bisa berlangsung lebih cepat, tepat, dan meminimalkan risiko bagi warga yang membutuhkan pertolongan segera,” tandasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR