Berkaca Kasus Tenggelamnya Jumar, Ketua RT Tihi-Tihi Harap Pemda Sediakan Peralatan dan Tenaga Medis
Ilustrasi tenggelam
KLIKBONTANG.com -- Duka mendalam akibat meninggalnya Jumar (21) Warga RT 17, Kampung atas laut Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Selatan. Meninggalnya Jumar karena tenggelam membuat kaget warga sekitar. Hal tersebut dikarenakan Jumar merupakan seorang nelayan yang sehari-harinya menyelam untuk mencari ikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 17 Muslimin. Dia menjelaskan Jumar bersama seorang rekannya berangkat untuk mencari ikan sekitar pukul 02.00 wita. Hingga pukul 05.30 Jumar dikatakan tenggelam.
"Dia cari ikan sama temannya. Katanya waktu menyelam dia kehabisan nafas," ujar Muslimin Via telpon, Jumat (13/03/2020) malam.
Lebih lanjut, dia menjelaskan saat Jumar dibawa ke Tihi-Tihi warga masih merasakan nafas. Namun kurangnya peralatan medis dan tidak ada tenaga kesehatan disana, Jumar langsung dilarikan ke Rumah Sakit Amalia.
"Masih hidup waktu dibawa kesini, Jumar saya kira meninggal di perjalanan," ujarnya
Diapun berharap, dengan kejadian naas yang menimpa Jumar, pemerintah Bontang menyediakan peralatan dan tenaga medis di Tihi-Tihi. Warga Tihi-Tihi saat kejadian tersebut menimpa Jumar tidak bisa berbuat banyak karena tidak memiliki peralatan dan tenaga medis disana.
Selain itu, jarak yang harus ditempuh dari Tihi-Tihi ke rumah sakit terdekat cukup jauh. Jika ada keadaan darurat seperti kasus Jumar, warga harus menempuh perjalanan ke darat selama 45-60 menit menggunakan perahu.
"Saya harap pemerintah menyediakan peralatan dan tenaga medis di Tihi-Tihi agar jika ada kejadian seperti ini bisa diberi pertolongan pertama," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: