Antisipasi Corona, Wali Kota Bontang Larang Pegawainya Dinas
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni melarang pegawai melakukan dinas dalam 14 hari mendatang. (Foto: Fit Wahyuningsih).
KLIKBONTANG.com -- Disela-sela kunjungan kerja ketika seremoni pemancangan awal pekerjaaan jalan di Kampung Selambai, Kelurahan Lok Tuan digelar. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengingatkan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Bontang untuk tidak melakukan perjalanan dinas dalam 14 hari kedepan. Ini dilakukan mengingat wabah virus corona telah menjadi pandemic global. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia telah melakukan lockdown.
Sebagai informasi, dalam terjemahan bebas bahasa Inggris, lockdown artinya kuncian. Maksudnya, negara yang terinfeksi virus corona mengunci akses masuk dan keluar untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.
Lockdown juga diikuti dengan larangan mengadakan pertemuan yang melibatkan banyak orang, penutupan sekolah, hingga tempat-tempat umum. Dengan begitu, risiko penularan virus corona pada masyarakat di luar wilayah lockdown bisa berkurang.
"Bunda larang. Kan kalau mau dinas minta persetujuan [Wali Kota]. Jelas bunda tolak," tegas Wali Kota Neni.
Kendati melarang pegawainya melakukan perjalanan dinas, Wali Kota Neni belum menimbang tindakan lebih jauh seperti melakukan lockdown.
"Belum mengarah ke sana lah. Intinya kita jangan panik," tegas Wali Kota Neni.
Dia lebih menekankan pada tindakan perventif, seperti menggunakan cairan antiseptik, rajin mencuci tangan, menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta mengurangi aktivitas yang melibatkan massa.
Seluruh langkah dalam menyikapi penyebaran virus corona ini pun sebelumnya telah tertuang dalam 11 poin instruksi imbauan Wali Kota Bontang yang diterbitkan, Sabtu (14/3/2020) lalu.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: