Alasan Petugas Medis Wajib Dilengkapi APD Berstandar, Berikut Penjelasan IDI Bontang
Ketua IDI Cabang Bontang, dr. Suhardi, SpJP (K)
KLIKBONTANG.com -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bontang, sedang membuka donasi publik. Seluruh dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) memadai, kemudian diserahkan untuk petugas medis yang berjuang di garis terdepan melawan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Jadi pernyataan, sebenarnya seberapa penting APD bagi petugas medis?
Dikatakan Ketua IDI Cabang Bontang, dr. Suhardi, SpJP (K), APD sangat krusial. Disiplin pemakaian APD bagi tenaga medis yang terlibat langsung dengan pasien positif Covid-19 diberlakukan agar mereka tak ikut tertular virus mengerikan itu. Adapun APD untuk tenaga medis terdiri dari cover all jumpsuit yang serupa baju astronaut, penutup kepala, kacamata pelindung, masker, sarung tangan, dan sepatu
Virus corona menyebar dengan sistem droplet infection alias infeksi penyebaran melalui tetesan sekresi udara dari hidung, tenggorokan, atau paru-paru. Katakanlah seseorang yang sehat, berhadapan atau berbicara dalam jarak tertentu dengan pengidap Covid-19, dapat memicu penyebaran virus ini.
"Jadi misalnya berada di depan pengidap Covid-19, itu bisa jadi pemicu penyebaran virus," terang dr. Suhadi kala berbincang dengan KlikBontang melalui saluran telepon, Selasa (24/3/2020) sore.
Ditambahkan dr. Suhadi, dalam penelitian terbaru bahkan menunjukkan virus corona dapat menyebar melalui udara (Airbone). Sebabnya virus bebahaya ini dapat menyebar ketika lawan bicara memang mengidap Covid-19.
"Bisa saja menyebar seperti itu. Karena begitulah sifat virus corona," bebernya.
Sifat virus corona lebih mematikan, ganas, ketimbang varian virus sebelumnya. Bila seseorang terpapar virus ini, berpotensi besar mengalami peradangan paru. Selain itu, virus corona juga kerap menggangu jantung. Ini kemudian berpotensi menyebabkan peradagan otot paru.
"Inilah alasan kenapa disiplin APD bagi tenaga medis itu sangat penting," tegas dr. Suhadi.
Adapun saat ini stok APD bagi petugas medis di Bontang dinilai sangat kurang. Lantaran keberadaannya terbatas, sementara APD tersebut cepat habis karena memang hanya boleh digunakan sekali.
Reporter : Fitri Wahyuningsih
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: