•   24 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Ada Serangan Buaya di Kedindingan, Pengunjung Beras Basah Diimbau Tak Terlalu Jauh saat Berenang

Bontang - Redaksi
24 Juli 2026
 
Ada Serangan Buaya di Kedindingan, Pengunjung Beras Basah Diimbau Tak Terlalu Jauh saat Berenang Pulau Beras Basah Bontang. (Ist)

BONTANG – Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Beras Basah diminta tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai. Himbauan ini disampaikan menyusul adanya  informasi kemunculan buaya di sekitar perairan Pulau Kadindingan yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kawasan wisata tersebut.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar-Ekraf) Bontang Eko Mashudi mengatakan, keberadaan buaya di perairan sekitar Pulau Kadindingan bukan informasi baru.

Pihaknya bahkan telah menerima sejumlah informasi dari nelayan yang mengaku kerap melihat kemunculan buaya di sekitar lokasi yang biasa dijadikan tempat memancing.

Menurut Eko, keberadaan buaya tersebut harus menjadi perhatian serius, terutama bagi wisatawan yang melakukan aktivitas berenang di laut.

Terlebih, pada Kamis (23/7/2026) kemarin, seorang nelayan asal Mamuju dilaporkan menjadi korban serangan buaya.

"Kami akan memberikan sosialisasi. Terutama wisatawan yang berenang agar bisa memperhatikan kondisi sekitar," ucap Eko Mashudi.

Jarak Pulau Kadindingan dengan Pulau Beras Basah yang relatif berdekatan juga menjadi perhatian Disporapar-Ekraf Bontang. Hal ini berkaitan dengan aspek keselamatan wisatawan yang beraktivitas di sekitar perairan.

Ke depan, kata Eko, pihaknya akan memperkuat langkah mitigasi terhadap potensi kemunculan buaya di sekitar kawasan wisata. Salah satunya dengan meningkatkan patroli di sekitar lokasi wisata.

Wisatawan juga akan diimbau untuk tetap berhati-hati dan tidak berenang terlalu jauh dari daratan. Selain mengurangi risiko bertemu dengan hewan buas, langkah tersebut juga akan memudahkan proses evakuasi apabila terjadi kondisi darurat.

"Kami akan memperkuat pengawasan agar serangan buaya tidak menimpa wisatawan," pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR