•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Ada Lomba Aplikasi di Bontang Smart Festival 2020, Berikut Nominasinya

Bontang - Fitri Wahyuningsih
13 Maret 2020
 
Ada Lomba Aplikasi di Bontang Smart Festival 2020, Berikut Nominasinya Kabid Pengembangan E-Government Diskominfo Bontang, Taufiqurrakhman kala berbincang dengan KlikBontang disela-sela opening ceremony Bontang Smart Festival 2020.

KLIKBONTANG.com -- Selama penyelenggaraan Bontang Smart Festival 2020 mulai 13-15 Maret 2020 mendatang, berbagai kegiatan menarik bakal dihelat. Salah satu yang cukup menarik perhatian ialah Lomba Aplikasi. Mengapa ini menarik? Sebab dari sini kepiawaian warga Bontang dalam mencetak inovasi keren dibuktikan.

Disela-sela seremoni pembukaan Bontang Smart Festival 2020 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jumat (13/3/2020) pagi, Kabid Pengembangan E-Government Diskominfo Bontang, Taufiqurrakhman menyempatkan diri berbincang dengan KlikBontang.

Taufiqurrakhman menjelaskan, kemampuan warga Bontang mengagas inovasi ternyata cukup mengagumkan. Terbukti, dalam rentang waktu relatif singkat (Januari-Februari), pihaknya menerima 30 proposal aplikasi untuk mengikuti Bontang Smart Festival 2020.

Usai melalui tahapan seleksi dan presentasi, panitia kemudian memilih 10 saja untuk masuk dalam nominasi. Sisa 10 inilah yang berkesempatan menjadi jawara lomba aplikasi dalam festival teknologi perdana garapan Diskominfo Bontang ini.

"Yang mereka (Calon peserta) ajukan hanya proposal dan dasar aplikasinya saja. Kami seleksi, dan nanti akan dipilih tiga untuk kemudian kami kembangkan," ujar Taufiqurrakhman kepada KlikBontang.

Berikut daftar lengkap 10 aplikasi yang bersaing dakam Bontang Smart Festival 2020:
1. Pusat Informasi Pelayanan Publik yang Terpadu secara Elektronik alias PIYE;
2. Aplikasi Informasi Event (FiVent);
3. Warga RT 17;
4. Peduli Disabilitas Bontang;
5. Sistem E-Commerce Produk UMKM Kota Bontang (SIEPROD UMKM);
6. Bakulan;
7. Sistem Integrasi Tanggap Bencana (Si Ta Be);
8. Web GIS Aplikasi Sistem Informasi Pemantau Gizi;
9. Pasar Digital Online (Padion); dan
10. Peta Bontang.

Untuk kembali mengerucutkan dari 10 menjadi tiga besar, tim dewan juri yang terdiri dari Diskominfo dan relawan TIK Bontang bakal melakukan penilaian. Indikator penilaian diantaranya ditinjau dari sejauh mana potensi pemanfaat aplikasi itu bagi publik, mudah dalam penggunaan (User friendly), dan resistansi terhadap gangguan (Misalnya pembobolan/hackers).

Bila tiga aplikasi terbaik telah ditentukan dewan juri, maka yang mereka yang mengajukan proposal aplikasi bakal menerima sejumlah penghargaan. Baik pengakuan dari Pemkot Bontang (Sertifikat) dan uang tunai.

Kedepan, tiga aplikasi terbaik itu akan dikembangkan oleh Diskominfo Bontang. Untuk bentuk kerjasama dengan pemilik proposal awal, akan ada pembicaraan tersendiri untuk itu.

"Yang jelas aplikasi yang menang lomba akan kami kembangkan. Untuk pembahasan bagaimana bentuk kerjasama dengan yang mengajukan proposal, nanti akan dibahas tersendiri," bebernya.

Diharapkan Taufiqurrakhman pengembangan aplikasi nantinya tidak terhambat. Sehingga manfaat aplikasi seperti diharapkan dapat dirasakan secara menyeluruh oleh warga Bontang.

"Kita mau bawa Bontang jadi smart city. Tujuan jangka panjang itu [Smart City] sebenarnya ada dua. Pertama kota yang ramah bagi wargannya. Kedua, kalau uda ramah maka kesejahteraan meningkat," pungkasnya.




TINGGALKAN KOMENTAR