3 Bocah SD Disuruh Mencuri; Wali Kota Neni Minta Satpol PP Buru Pelaku Eksploitasi Anak
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni usai menghadiri kegiatan PAUD. (Dok)
BONTANG- Temuan kasus eksploitasi anak di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara menjadi atensi serius Wali Kota Neni Moerniaeni. Neni curiga 3 anak yang masih pelajar SD ini merupakan bagian dari sindikat eksploitasi anak.
Sebelumnya, 3 anak ditemukan warga di Api-Api. Mereka kedapatan mencuri di rumah warga. Rupaya aksi mereka ini karena disuruh oleh seseorang yang hingga hari ini belum diketahui batang hidungnya.
Kepada Klik Kaltim, Neni curiga aktivitas ini merupakan sindikat yang perlu diungkap tuntas. Pasalnya dia percaya anak Bontang sangatlah berprestasi dan jauh dari lingkaran kriminal.
Untuk itu Satpol-PP Bontang dan kelurahan diminta memburu pelaku yang diduga menjadi dalang aksi pencurian dari 3 bocah tersebut.
"Saya yakin ini ada sindikatnya. Tapi biar Satpol-PP buru dan kelurahan membantu agar bisa diungkap siapa yang menyuruhnya," ucap Wali Kota Neni.
Diketahui, Neni terkejut ada informasi 3 remaja yang masih sekolah SD menjadi pencuri di lingkungan masyarakat. Dirinya meminta orang tua lebih intensif menjaga sang anak.
"Orang tua punya peran menjaga. Jangan sampai salah pergaulan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Kasus yang melibatkan tiga anak sekolah dasar (SD) yang diamankan warga dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api memasuki babak baru. Ketiga anak tersebut mengaku menjalankan aksi pencurian atas arahan seorang perempuan.
Lurah Gunung Elai, Sulistyo, mengatakan pengakuan itu terungkap setelah pihak kelurahan memanggil orang tua ketiga anak yang diamankan pada Minggu (7/6/2026) dini hari di RT 35, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.
Dari hasil pembinaan dan pendalaman, ketiga anak tersebut mengaku tidak beraksi sendiri. Mereka mengaku mendapat arahan dari seorang perempuan yang hingga kini masih dalam penelusuran.
“Dari pengakuan mereka, ada seorang perempuan yang menyuruh mereka,” kata Sulistyo.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: